Search
Close this search box.

Inspirasi

Inspirasi Sahabat

Ketika turun ayat yang memerintahkan shadaqah, kami (para shahabat) sengaja menjadi buruh panggul (agar bisa shadaqah). Maka ada seorang shahabat yang shadaqah dengan barang yang banyak, tetapi orang-orang munafiq malah berkomentar: “Orang ini riya.” Lalu ada juga shahabat lain yang shadaqah dengan satu sha’ (+ 3 liter/2,5 kg), tetapi orang-orang munafiq malah berkomentar: “Sungguh Allah tidak butuh dari satu sha’ ini.” Sehingga turunlah ayat: (Orang-orang munafiq) yaitu orang-orang yang mencela orang-orang mukmin yang memberi sedekah dengan sukarela dan (mencela) orang-orang yang tidak memperoleh (untuk disedekahkan) selain sekedar kesanggupannya…” (Shahih al-Bukhari kitab az-zakat bab ittaqun-nar wa lau bi syiqqi tamratin awil-qalil minas-shadaqah no. 1415).

Demikianlah teladan shadaqah dari para shahabat, terlepas dari apakah mereka sedang mengalami kesulitan ekonomi ataupun yang sedang dilapangkan rizkinya, semuanya selalu tergerak untuk bershadaqah. Bahkan meski mereka dicibir oleh orang-orang munafiq sekalipun.

Dari Anas ibn Malik ra, ia berkata: Abu Thalhah adalah orang Anshar yang paling luas kebun kurmanya di Madinah. Kebun yang paling disukainya adalah Bairuha yang letaknya di depan masjid. Rasulullah saw sering masuk ke sana dan minum air segar di sana. Ketika turun ayat ini: Kalian tidak akan pernah sampai pada kebaikan sehingga kalian menginfaqkan apa yang kalian cintai. Abu Thalhah menemui Rasulullah saw dan berkata: “Sesungguhnya Allah tabaraka wa ta’ala berfirman: Kalian tidak akan pernah sampai pada kebaikan sehingga kalian menginfaqkan apa yang kalian cintai. Sungguh harta yang paling aku cintai adalah kebun Bairuha. Aku shadaqahkan karena Allah dengan berharap kebaikannya dan keabadiaannya di sisi Allah. Silahkan bagikan oleh anda wahai Rasulullah sesuai yang Allah tunjukkan kepada anda.” Rasul saw bersabda: “Wow, itu harta yang sangat banyak, harta yang sangat banyak. Aku telah dengar apa yang kamu katakan. Aku putuskan sebaiknya kamu bagikan saja kepada kerabatmu.” Abu Thalhah berkata: “Aku laksanakan wahai Rasulullah.” Abu Thalhah pun membagikannya kepada kerabatnya dan anak-anak pamannya (Shahih al-Bukhari kitab az-zakat bab az-zakat ‘alal-aqarib no. 1461).

Yuk sahabat mari berdonasi melalui;

Rekening Donasi
BSI 880 999 8828
Kode Bank: 451
a.n PI Sedekahku Kemanusiaan

Konfirmasi & Informasi:
081 1221 6667
081 1221 6667

Follow akun sosial media untuk info kebaikan lainnya

Instagram : sedekahku_percikaniman
Tiktok : sedekahkupercikaniman
Youtube : SedekahkuPercikanIman

Share:

ace99play

ace99play