“Aduhh kalau ini dikasih nanti gimana buat makan besok?” “Ini juga lagi butuh, kalau dikasih mana mungkin esok hari ada lagi?” Ucap mereka yang pesimis kepada Allah swt dan minim keimanannya pada janji-Nya. Bukankah itu datang dari setan?
اَلشَّيْطٰنُ يَعِدُكُمُ الْفَقْرَ وَيَأْمُرُكُمْ بِالْفَحْشَاۤءِ ۚ
Setan menjanjikan dengan kemiskinan dan menyuruhmu berbuat kikir. (Al Baqarah [2] : 268)
Kata menjanjikan artinya menyiratkan bahwa kemiskinan itu akan benar-benar terjadi jika diantara kita ada yang sedekah. Padahal setan tidak menjanjikan, dia hanya membuat tipuan supaya terbuai dengan janjinya yang palsu dengan imbalan kekayaan jika menahan sedekah dan zakat.
Seolah-olah setan bilang gini, “Ehh udah lah jangan sedekah nanti habis akhirnya miskin loh, mending tabung aja buat nimbun kekayaan, uang banyak bisa beli ini itu.” Nahh kaya gitu intinya setan tuh.
Tapi pertanyaanya kita lebih ikutin intruksi ini apa intruksi Allah swt?
وَاللّٰهُ يَعِدُكُمْ مَّغْفِرَةً مِّنْهُ وَفَضْلًا ۗ وَاللّٰهُ وَاسِعٌ عَلِيْمٌ ۖ
Sedangkan Allah menjanjikan ampunan dan karunia-Nya kepadamu. Allah Mahaluas, Maha Mengetahui. (Al Baqarah [2] : 268)
Yuk zakat sekarang juga, tunaikan Zakatmu melalui
BSI 888 9595 958
Salurkan sedekah terbaik sahabat melalui Infak Sedekah Umum
BSI 880 999 8817
Tunaikan Ibadah Qurban untuk kebahagiaan bersama, tunaikan melalui rekening
DSKL BSI 880 99988 44
Informasi dan Konfirmasi
081 1221 6667
0852 2118 4803
Follow akun sosial media untuk info kebaikan lainnya
Instagram : sedekahku_percikaniman
Tiktok : sedekahkupercikaniman
Youtube : SedekahkuPercikanIman