Momenttum Idul Adha adha adalah perayaan besar yang dilaksanakan oleh kaum Muslimin seluruh dunia, makanya Nabi Muhammad saw pernah bersabda bahwa;
قَدِمَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- الْمَدِينَةَ وَلأَهْلِ الْمَدِينَةِ يَوْمَانِ يَلْعَبُونَ فِيهِمَا فَقَالَ « قَدِمْتُ عَلَيْكُمْ وَلَكُمْ يَوْمَانِ تَلْعَبُونَ فِيهِمَا فَإِنَّ اللَّهَ قَدْ أَبْدَلَكُمْ يَوْمَيْنِ خَيْراً مِنْهُمَا يَوْمَ الْفِطْرِ وَيَوْمَ النَّحْرِ
“Ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam datang ke Madinah, penduduk Madinah memiliki dua hari raya untuk bersenang-senang dan bermain-main di masa jahiliyah. Maka beliau berkata, “Aku datang kepada kalian dan kalian mempunyai dua hari raya di masa Jahiliyah yang kalian isi dengan bermain-main. Allah telah mengganti keduanya dengan yang lebih baik bagi kalian, yaitu hari raya Idul Fithri dan Idul Adha (hari Nahr)” (HR. An Nasai)

Akibatnya seluruh elemen masyarakat muslim menunggu-nunggu momen bahagia ini, baik dari mudhohi atau mustahik penerima daging qurban sama-sama menunggu hari raya ini. Karena sangat ditunggu-tunggu maka sudah pasti harus dirayakan dengan cara yang paling baik menurut Allah swt yang Maha Baik, dari mulai pemilihan hewan sampai proses pendistribusian harus dengan cara yang terbaik, karena itulah konsukwensi dari Qurban Terbaik.


Nah itulah komitmen yang kami pegang baik-baik dalam setiap melaksanakan program Qurban ini. Rasulullah saw bersabda;
وَعَنِ اَلْبَرَاءِ بنِ عَازِبٍ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: قَامَ فِينَا رَسُولُ اَللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – فَقَالَ: – “أَرْبَعٌ لَا تَجُوزُ فِي اَلضَّحَايَا: اَلْعَوْرَاءُ اَلْبَيِّنُ عَوَرُهَا, وَالْمَرِيضَةُ اَلْبَيِّنُ مَرَضُهَا, وَالْعَرْجَاءُ اَلْبَيِّنُ ظَلْعُهَا وَالْكَسِيرَةُ اَلَّتِي لَا تُنْقِي” – رَوَاهُ اَلْخَمْسَة ُ . وَصَحَّحَهُ اَلتِّرْمِذِيُّ, وَابْنُ حِبَّان َ
Dari Al Bara’ bin ‘Azib radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah berdiri di tengah-tengah kami dan berkata, “Ada empat cacat yang tidak dibolehkan pada hewan kurban: (1) buta sebelah dan jelas sekali kebutaannya, (2) sakit dan tampak jelas sakitnya, (3) pincang dan tampak jelas pincangnya, (4) sangat kurus sampai-sampai tidak punya sumsum tulang.”

LAZ Percikan Iman Sedekahku tidak asal milih hewan, tapi benar-benar diperhatikan prosedur syariat Islam. Seperti yang tertera dalam hadits sebelumnya. Dalam proses pendistribusian pun kami sangat memperhatikan,Dalam surat Al Hajj ayat 28 dan 36 terdapat 4 golongan mustahik qurban; Al Mu’tar (orang yang berani meminta), Qurbani itu sendiri, Orang fakir dan Al Qani’ (orang yang ridho atas apa yang dimiliki). Salah satu tempat yang kami jadikan prioritas dalam proses pnyembelihan adalah wilayah binaan Arjasari, tepatnya di Masjid Peradaban Percikan Iman Arjasari.
Di Arjasari rangkaian Idul Adha diawali dengan pelaksanaan solat Idul Adha yang dipimpin langsung oleh Al Ustadz Ali Nurdin. Lalu setelah itu dilanjutkan proses penyembelihan hewan qurban yang terdiri dari 18 ekor domba firdaus, 8 ekor sapi ma’wa dan 1 ekor sapi darussalam. Seluruh proses nya dari mulai penyembelihan sampai pendistribusian dilakukan secara kolaborasi bersama panitia dan relawan dengan memperhatikaan aspek syariat bahkan kebersihan.
Prioritas pendistribusian diberikan kepada warga sekitar kampung Ciwaru, Desa Arjasari juga menjangkau wilayah Bandung Raya guna memperluas manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan. Alhamdulillah Idul Adha tahun 2026 ini telah menjangkau 1.978 penerima manfaat. Capaian ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara mudhohi, relawan dan masyarakat dalam memberikan kebahagiaan dan kebaikan.
Yuk zakat sekarang juga, tunaikan Zakatmu melalui
BSI 888 9595 958
Salurkan sedekah terbaik sahabat melalui Infak Sedekah Umum
BSI 880 999 8817
Tunaikan Ibadah Qurban untuk kebahagiaan bersama, tunaikan melalui rekening
DSKL BSI 880 99988 44
Informasi dan Konfirmasi
081 1221 6667
0852 2118 4803
Follow akun sosial media untuk info kebaikan lainnya
Instagram : sedekahku_percikaniman
Tiktok : sedekahkupercikaniman
Youtube : SedekahkuPercikanIman