Search
Close this search box.

Inspirasi

Nanti Kalau Sudah Luang

Nyaris seluruh manusia pernah mendengar kalimat, “Nanti kalau sudah luang” benarkan? Atau anda adalah salah satu diantara miliyaran yang pernah mengucapkannya? Entahlah, yang pasti kata ini sudah familiar ditelinga anda.

Bahkan tidak sebatas sampai sana, kalimat ini terkadang diperhalus seolah-olah perencanaan yang matang dengan pikiran kepala yang dingin, “Nanti kalau anak-anak sudah dewasa dan besar, baru aku mau sedekah”, “Nanti kalau aku sudah kaya, aku mau kasih sarapan gratis buat para ojol” dan kalimat semisalnya.

Terlihat sangat bijak dan arif, tapi faktanya tidak seperti itu. Bagi seorang Ibn Athaillah ini adalah kedunguan. Loh kok bisa? Karena buktinya waktu luang itu hampir tidak pernah benar-benar datang dalam bentuk yang kita bayangkan.

Acap kali satu kesibukan, muncul kesibukan dalam bentuk yang lain. Pra nikah banyak sekali perencanaan, “kalau sudah nikah aku bakal ini dan itu” faktanya pasca nikah semua itu malah menjelma dalam bentuk kesibukan yang bayangan kita pun tidak pernah memprediksinya.

Artinya hidup di dunia layaknya rangkaian kesibukan yang tidak ada ujungnya, dan nafsu tahu betul hal itu. Lalu kalau kita mengucapkan satu hal sekarang dengan menundanya untuk nanti apakah benar-benar kita wujudkan atau sebatas khayalan? Jangan menunda suatu hal dengan bersandar pada nanti, karena yang akan datang tidak bisa benar-benar kita miliki dan kuasai.

Yuk zakat sekarang juga, tunaikan Zakatmu melalui
BSI 888 9595 958

Salurkan sedekah terbaik sahabat melalui Infak Sedekah Umum
BSI 880 999 8817

Tunaikan Ibadah Qurban untuk kebahagiaan bersama, tunaikan melalui rekening
DSKL BSI 880 99988 44

Informasi dan Konfirmasi
081 1221 6667
0852 2118 4803

Share:

ace99play

ace99play