Pernah melihat bagaimana seorang petani yang menanam padi secara perlahan dibawah terik matahari? Pasti dong pernah kan, nah kira-kira hasil dari tanam padi itu apa yang akan dia dapatkan selain padi? Tidak ada kan, artinya apa yang dia tanam maka itulah yang akan dia tuai.
Tidak ada ceritanya seseorang menanam buah mangga tapi hasilnya buah duren. Karena secara sunnatullahnya sudah pasti sesuai antara yang ditanam dan yang dihasilkan. Lalu hasil padi itu diproses agar bisa menjadi beras yang dimasak jadi nasi, agar bisa dimakan dengan lahap oleh kita, kalau dihitung kira-kira melibatkan berapa orang yah?
Pasti banyak sekali kan? Gak satu atau dua orang, mungkin dari puluhan sampai ratusan orang terlibat dalam proses itu. Nah apakah kita pernah berterima kasih pada mereka? Atau setidaknya menyadari bahwa kita bisa kenyang karena ada jasa mereka. Bahwa kita bisa merasakan hasil, karena ada yang menanam, entah siapapun itu, baik yang masih hidup atau yang sudah meninggal yang pasti mereka sudah menanam.
Sudah seharusnya kita menyadari dan peka dengan jasa-jasa orang tua kita yang barangkali sudah menyerahkan seluruh jasa dan tenaganya demi kita. Seperti pepatah mengatakan;
“Orang lain (orang-orang sebelum kita) yang menanam, lalu kita yang memakan buahnya. Dan kita menanam sekarang, agar orang lain (generasi setelah kita) dapat memakan hasilnya.” KH Abdul Wahid Hasyim
Seperti itu juga konsep sedekah, jangan hanya dirasakan oleh diri sendiri, tapi rasakan juga bahwa dampaknya tidak sedikit, akan berdampak pada ratuan samapi ribuan orang.
Yuk zakat sekarang juga, tunaikan Zakatmu melalui
BSI 888 9595 958
Salurkan sedekah terbaik sahabat melalui Infak Sedekah Umum
BSI 880 999 8817
Tunaikan Ibadah Qurban untuk kebahagiaan bersama, tunaikan melalui rekening
DSKL BSI 880 99988 44
Informasi dan Konfirmasi
081 1221 6667
0852 2118 4803