Sahabat kita kenalan yuk sama masjid, soalnya masa kita sebagai umat muslim gak kenalan sama tempat beribadah kita, bener gak sih?
Kira-kira ada apa yah dengan masjid? Mungkin bisa dilanjutkan sama pertanyaan kenapa harus masjid? Kenapa laki-laki dianjurkan bahkan diutamakan kalau sholat itu harus di masjid? Dan masih banyak lagi variable pertanyaan lain yang bisa di tanyakan. Tapi sebelum kita jauh menjelaskan ini, kira-kira sahabat ada yang sudah tahu sebelumnya apa itu masjid? Pasti deh ada yang kebayang masjid itu tempat shalat umat islam, tidak salah jika jawabanya seperti itu. Tapi apa memang sebatas itu untuk mendefinisikan masjid? Kami rasa tidak sesempit itu kok, lalu apa dong yang dimaksud dengan masjid?

Yuk kita cek secara bahasa. Masjid berasal dari bahasa Arab yang berarti sajada yasjudu artinya adalah bersujud atau merendahkan diri. Masjid diartikan dengan tempat shalat karena diungkapkan dari kata sujud. Nah dari sini artinya memang tidak salah kalau masjid diartikan tempat shalat, karena secara bahasanya sendiri dari kata sujud. Kalau secara istilah masjid artinya adalah tempat khusus untuk melakukan ibadah dalam artian umum dan luas. Imam Asy Syaukani menjelaskan bahwa kalau masjidun digunakan untuk tempat khusus, sedangkan tempat sujud untuk meletakan dahi di tanah ketika sujud menggunakan kata masjadun. Nah jadi itu sahabat seiman apa yang dimaksud dengan masjid, sudah jelas belum? Tapi masih penasaran kan? yuk lanjutin bacanya.

Sahabat ada yang tahu tidak apa yang dilakukan Nabi saat awal masa hijrah? Betul sekali sahabat, yang pertama kali Nabi lakukan adalah membangun masjid. Mau tau gak sama kisahnya. Berawal dari deruman untanya Rasulullah didepan rumah Abu Ayyub, lalu beliau bersabda, “Disinilah tempat singgah, insyaAllah.” Tepat dimana unta itu menderum beliau membeli tanah tersebut dari dua anak yatim yang menjadi pemiliknya, dari sana mulailah masjid pertama itu dibangun. Rasulullah sendiri turun ikut andil dalam Pembangunan, seperti Menyusun bata sampai memberikan api kobaran semangat kepada para sahabat, “Para pekerja ini bukanlah para pekerja Khaibar. Ini adalah pemilik yang paling baik dan paling suci.” Ujar Rasulullah, sontak para sahabat lebih bersemangat.

Lalu kenapa yah yang pertama kali dilakukan Nabi adalah membangun masjid? Ternyata ini bukanlah sebatas rencana, melainkan visi yang begitu visioner yang muncul dari pemikiran cemerlang sang Rasulullah. Justru yang Rasulullah lakukan bukanlah sebatas membangun sebuah bangunan, melainkan Rasulullah membentuk suatu peradaban yang dapat menjadi sumbu cahaya Islam. Nah artinya sahabat bahwa pancaran sinar peradaban itu awalnya dari masjid dulu, bukan dari yang lain. Kalau sahabat bertanya kenapa yah masyarakat muslim masih banyak yang riba, bank emok dan praktek kemaksiatan yang lain? Jangan-jangan masjidnya yang kurang menyinari kebaikan. Lihatlah jaman awal hijrah Nabi, beliau membangun masjid lalu dari sana muncul kebaikan yang dibentuk oleh Nabi dari dalam masjid. Intinya Nabi menyinari diri, menyinari masjid, lalu menyinari negeri menjadi baldatun wa rabbun ghafurun.
Nah sahabat apa tidak tergiur sama kehebatan jaman Nabi saat awal kali pertama membangun masjid? Sahabat begitu berbondong-bondong membangun masjid. Maka yuk jadi bagian arsitek peradaban memakmurkan masjid supaya lebih bersinar dan menyinari kebaikan kepada kita semua.
No rekening
BSI 880 999 8817 PI Sedekahku Infaq
Barcode
Informasi dan Konfirmasi
📲 0811-2216-667