Ada makanan yang lebih berbahaya dari sekedar racun, tapi boleh juga makanan ini disebut racun, namun racun yang akan menggerogoti keimanan kita, bukan kesehatan kita. Apa sih? Mau tahu jenis makanan apa? Tapi kita bakal kasih tahu dulu bahaya dan akibatnya, yang pasti tidak hanya buat orang tua trauma, namun dampaknya bakal jauh lebih berbahaya dari trauma dan keracunan biasa.
Dan sahabat harus tahu pencegahannya, sebab obatnya gak bisa dilariin ke IGD lewat ambulance, disana gak akan tersedia obat buat racun makanan ini. Karena rumah sakit bukat tempatnya, rumah sakitpun akan menolaknya. Ngeri sekali kan makanan satu ini. Lebih ngerinya lagi, yang gak kebagian makan pun akan ikut terasa dampaknya. Pokoknya keracunan masalnya bahaya banget.
Makanan racun itu adalah, makanan haram. Nah ini dia sahabat makanan yang lebih berbahaya dari racun dan bisa disebut racun yang akan menggerogoti keimanan kita. Selain itu akan mencegah seseorang sulit melakukan kebaikan dan selalu disibukan dengan keburukan. Kayaknya bakal bikin orang tua pasrah deh. Soalnya ancamannya gak main-main loh,
اِنَّمَا حَرَّمَ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةَ وَالدَّمَ وَلَحْمَ الْخِنْزِيْرِ وَمَآ اُهِلَّ بِهٖ لِغَيْرِ اللّٰهِ ۚ فَمَنِ اضْطُرَّ غَيْرَ بَاغٍ وَّلَا عَادٍ فَلَآ اِثْمَ عَلَيْهِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ
Sesungguhnya, Allah hanya mengharamkan bangkai, darah, daging babi, dan daging hewan yang disembelih dengan menyebut nama selain Allah. Namun, siapa pun yang terpaksa memakannya, bukan karena menginginkannya dan tidak melampaui batas, tidak ada dosa baginya. Sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang. (Al Baqarah [2] : 173)
“Wahai sekalian manusia, sesungguhnya Allah itu thoyyib (baik). Allah tidak akan menerima sesuatu melainkan dari yang thoyyib (baik). Dan sesungguhnya Allah telah memerintahkan kepada orang-orang mukmin seperti yang diperintahkan-Nya kepada para Rasul. Firman-Nya: ‘Wahai para Rasul! Makanlah makanan yang baik-baik (halal) dan kerjakanlah amal shalih. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.’ Dan Allah juga berfirman: ‘Wahai orang-orang yang beriman! Makanlah rezeki yang baik-baik yang telah kami rezekikan kepadamu.’” Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menceritakan tentang seorang laki-laki yang telah menempuh perjalanan jauh, sehingga rambutnya kusut, masai dan berdebu. Orang itu mengangkat tangannya ke langit seraya berdo’a: “Wahai Tuhanku, wahai Tuhanku.” Padahal, makanannya dari barang yang haram, minumannya dari yang haram, pakaiannya dari yang haram dan diberi makan dari yang haram, maka bagaimanakah Allah akan memperkenankan do’anya?” (HR Muslim)
Yuk zakat sekarang juga, tunaikan Zakatmu melalui
BSI 888 9595 958
Salurkan sedekah terbaik sahabat melalui Infak Sedekah Umum
BSI 880 999 8817
Tunaikan Ibadah Qurban untuk kebahagiaan bersama, tunaikan melalui rekening
DSKL BSI 880 99988 44
Informasi dan Konfirmasi
081 1221 6667
0852 2118 4803
Follow akun sosial media untuk info kebaikan lainnya
Instagram : sedekahku_percikaniman
Tiktok : sedekahkupercikaniman
Youtube : SedekahkuPercikanIman