Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
وَلَا تَمُدَّنَّ عَيْنَيْكَ اِلٰى مَا مَتَّعْنَا بِهٖٓ اَزْوَاجًا مِّنْهُمْ زَهْرَةَ الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا ەۙ لِنَفْتِنَهُمْ فِيْهِ ۗوَرِزْقُ رَبِّكَ خَيْرٌ وَّاَبْقٰى
Janganlah kamu arahkan pandangan matamu pada kenikmatan yang telah Kami berikan kepada beberapa golongan dari mereka sebagai bunga kehidupan dunia agar Kami uji mereka dengan kesenangan itu. Karunia Tuhanmu lebih baik dan lebih kekal. (Taha : 131)

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
وَأْمُرْ اَهْلَكَ بِالصَّلٰوةِ وَاصْطَبِرْ عَلَيْهَاۗ لَا نَسْـَٔلُكَ رِزْقًاۗ نَحْنُ نَرْزُقُكَۗ وَالْعَاقِبَةُ لِلتَّقْوٰى
Perintahkanlah keluargamu melaksanakan salat dan sabar dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, justru Kami yang memberi rezeki kepadamu. Orang bertakwa akan mendapatkan balasan yang baik di akhirat. (Taha : 132)
Ada gak sih di dunia ini sesuatu yang abadi, satu saja? Coba kalau sahabat temuin yang abadi di dunia ini, kita kasih hadiah deh. Itupun kalau ada yah. Karena sahabat gak akan menemukan yang abadi selain pasti tidak ada, seperti mencari sesuatu yang tidak ada, memang mau cari apa? Sahabat aja kalau memaksakan cari ujungnya ada berhentinya kan? Berarti proses mencari saja ada waktunya tidak abadi, ada waktunya mencari, tapi ada saatnya sahabat akan berhenti.

Tuh makanya Allah mengumpakan dunia seperti bunga yang mekarnya hanya sesaat, tidak lama kemudian akan layu. Kesenangan yang mereka miliki dan tidak dimiliki oleh dirinya harus disadari hanya sebentar saja. Jadi mengapa harus silau dengan sesuatu yang hanya sebentar saja sesudah itu tidak akan ada lagi. Allah swt menjelaskannya dengan lebih detail lagi melalui sebuah perumpamaan dalam QS. Yunus [10] : 24 dan al-Kahfi [18] : 45.
Oleh sebab itu agar kita tidak tergila-gila dengan yang fana, caranya adalah
يَقُولُ اللَّهُ تَعَالَى: يَا ابْنَ آدَمَ تَفَرَّغ لِعِبَادَتِي أمْلأ صَدْرَكَ غِنًى وَأَسُدَّ فَقْرَكَ، وَإِنْ لَمْ تَفْعَلْ مَلَأْتُ صَدْرَكَ شُغْلاً وَلَمْ أَسُدَّ فَقْرَكَ
Allah ta’ala berfirman: Hai anak Adam, curahkanlah perhatian untuk ibadah kepada-Ku, niscaya Aku penuhi dadamu dengan kekayaan dan Aku tutup kefakiranmu. Jika kamu tidak mengerjakannya, Aku akan penuhi tanganmu dengan kesibukan dan Aku tidak akan pernah tutupi kefakiranmu (Sunan at-Tirmidzi abwab shifat al-qiyamah war-raqa`iq wal-wara’ no. 2466).

مَنْ كَانَتِ الدُّنْيَا هَمَّه فرَّق اللهُ عَلَيْهِ أَمْرَهُ وَجَعَلَ فَقْرَهُ بَيْنَ عَيْنَيْهِ وَلَمْ يَأْتِهِ مِنَ الدُّنْيَا إِلَّا مَا كُتِبَ لَهُ. وَمَنْ كَانَتِ الْآخِرَةُ نيَّته جَمَعَ لَهُ أَمْرَهُ وَجَعَلَ غِنَاهُ فِي قَلْبِهِ وَأَتَتْهُ الدُّنْيَا وَهِيَ رَاغِمَةٌ
Siapa yang dunia menjadi perhatiannya, Allah akan menceraiberaikan urusannya padanya dan menjadikan kefakiran di hadapan matanya. Sementara itu dunia tidak akan datang kepadanya kecuali yang sudah ditetapkan baginya. Tetapi siapa yang akhirat menjadi niatnya, Allah akan mengumpulkan urusannya untuknya dan menjadikan kekayaan ada dalam hatinya. Dunia juga akan datang kepadanya meski ia tidak mengharapkannya (Al-Bushairi dalam az-Zawa`id: Hadits shahih, perawinya tsiqat).
Yuk jangan lupakan kewajibanmu untuk membayar zakat atau beramal dalam bentuk apapun.
Zakat sekarang juga, tunaikan zakatmu melalui
💳 BSI 888 9595 958
Salurkan sedekah terbaik sahabat melalui Infak sedekah umum
💳 BSI 880 999 8817
Informasi dan Konfirmasi
📲 081 1221 6667
📲 0852 2118 4803
Follow akun sosial media untuk info kebaikan lainnya
Instagram : http://instagram.com/sedekahku_percikaniman
Tiktok : http://tiktok.com/@sedekahkupercikaniman
Youtube : http://youtube.com/@SedekahkuPercikanIman