Search
Close this search box.

Inspirasi

Apa yang Mau Dikejar Di Dunia?

Setiap orang pasti punya arah tujuannya sendiri dalam hidup, ada yang punya tujuan ingin kaya, ingin hidup lebih bermakna, ada juga yang ingin tujuan hidupnya punya jabatan yang tinggi dan bergengsi. Masih banyak lagi tujuan hidup yang dimiliki setiap orang. Termasuk juga sahabat pasti punya macam-macam tujuan hidupnya masing-masing, dan kita tidak bisa saling menyalahkan tentang tujuan hidup setiap orang, karena mereka punya refleksi hidupnya tersendiri. Tapi sebenarnya tujuan apa yang mau dikejar di dunia? Sahabat, sebenarnya buat apa dan mau apa sih mengejar harta, jabatan, kekuasaan sampai sebegitunya ?

Sahabat, dunia itu bukan tujuan dan bukan tempat terakhir. Dunia hanya tempat kehidupan pertama yang harus diperjuangkan untuk menuju kehidupan selanjutnya yaitu akhirat. Kalau dunia hakikatnya tempat berjuang untuk kehidupan selanjutnya, berarti tidak ada yang harus benar-benar diperjuangkan selain amal shaleh, ya gak sih? Memang tidak salah kalau sahabat memperjuangkan kekayaan, jabatan dan kekuasaan. Sahabat akan salah ketika yang diperjuangkan sebatas sampai sana saja, tapi semua itu tidak memanjangkan langkah kebaikan sahabat sampai ke akhirat dan menjadi amal shaleh bekal abadi di surga-Nya.

Perhatikan ayat ini,

إِنَّ إِلَىٰ رَبِّكَ الرُّجْعَىٰ

“Sesungguhnya hanya kepada Tuhanmulah kembali(mu).” (Al ‘Alaq [96] : 8)

Ayat ini seolah-olah memanggil kita, “Wahai Manusia! tempat kembali itu hanya kepada Allah, lalu oleh Allah akan diberikan pembalasan atas amal yang kamu perbuat.” Jadi inilah penghujung hidup kita yang sebenarnya. Yaitu penghisaban. Nah jadi harta, jabatan, kekayaan dan kekuasaan tidak bisa dibawa ke persidangan Allah, karena sudah tidak ada gunannya. Karena yang benar-benar berguna adalah amal shalehnya bukan hartanya. Harta, jabatan, kekuasaan dan kekayaan akan bermanfaat dan berharga bagi kita kalau dapat bermanfaat bagi kehidupan akhirat.

Rasulullah Saw bersabda,

قَالَ رسول الله صلى الله عليه وسلم: «‌إِذَا ‌مَاتَ ‌ابْنُ ‌آدَمَ ‌انْقَطَعَ ‌عَمَلُهُ ‌إِلاَّ ‌مِنْ ‌ثَلاثٍ: ‌صَدَقَةٍ ‌جَارِيَةٍ، ‌أَوْ ‌عِلْمٍ ‌يُنْتَفَعُ ‌بِهِ، ‌أَوْ ‌وَلَدٍ ‌صَالِحٍ ‌يَدْعُو ‌لَهُ

“Rasulullah Saw bersabda, “Apabila anak adam meninggal, maka seluruh amalanya terputus, kecuali tiga, yaitu, “Shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak shaleh yang mendo’akannya.” (HR Muslim)

Nah jadi ini sahabat yang harus diperjuangkan di dunia, yaitu amal shaleh. Karena Kalau hidup kita ujungnya adalah kematian, lalu apa yang mau diperjuangkan di dunia kalau bukan amal shaleh?

Yuk zakat sekarang juga, tunaikan zakatmu melalui

💳 BSI 888 9595 958

Salurkan sedekah terbaik sahabat melalui  Infak Sedekah Umum

💳 BSI 880 999 8817

Tunaikan Ibadah Qurban untuk kebahagiaan bersama, tunaikan melalui rekening

💳 DSKL BSI 880 99988 44

Informasi dan Konfirmasi

📲 081 1221 6667

📲 0852 2118 480

Follow akun sosial media untuk info kebaikan lainnya

Instagram :  sedekahku_percikaniman

Tiktok : sedekahkupercikaniman

Youtube : SedekahkuPercikanIman

Share: