Search
Close this search box.

Inspirasi

Cara Mulia Di Mata Allah

وعَنْ أَبي هريرة رضي الله عنه أَن رسولَ اللَّه صلى الله عليه وسلم قَالَ: “مَا نَقَصَتْ صَدقَةٌ مِنْ مالٍ، وَمَا زَادَ اللَّه عَبداً بِعَفوٍ إِلَاّ عِزّاً، ومَا تَوَاضَعَ أَحَدٌ للَّهِ إِلَاّ رَفَعَهُ اللَّهُ” رواه مسلم

“Tidaklah sedekah itu akan mengurangi harta seseorang dan tidaklah Allah menambahkan seseorang itu dengan pengampunan melainkan
ditambah pula kemuliaanya dan tidaklah seseorang itu bertawadhu’ karena mengharapkan keridhaan Allah, melainkan Allah akan mengangkat derajat orang itu.”

Kalau kita mengukur kemuliaan versi manusia rasanya akan terus berubah, atau mungkin ukuranya cuman materi. Ada yang mengukur mulai dengan harta, kekuasaan, atau ada juga yang diukur dari ketampanan atau kecantikan. Nah anehnya banyak manusia yang tertipu sama kemuliaan versi manusia. Kan logikanya kalau kita ingin dipandang mulia dan tampak hebat, harus dilihat dari versi yang lebih tinggi kemuliaan atau kehebatanya ketimbang kita? Ya gak sih? Nah yang lebih tinggi dari kita pastinya Allah, berarti kita harus melihat versi asli kemuliaan menurut Allah. Jangan menurut manusia, karena suka berubah, dan gak bisa tahan lama. Beda lagi kalau kemuliaan versi Allah bakal bertahan lama, bahkan sampai kita mati pun masih akan terlihat mulia.

Tapi apa sih salah satu cara mulai disisi Allah? Perhatiin tuh hadits diatas, bakal kita jelasin yah. Bentar lagi kita akan jelasin satu persatu yah,

“Tidaklah sedekah itu akan mengurangi harta seseorang” Apa sih maksudnya? Kata Rasulullah sedekah itu tidak mengurangi harta, tapi kenapa yah kenyataanya kalau kita sedekahin 100 ribu dari yang asalnya uang kita 200 ribu rasanya jadi berkurang. Maksudnya apa yah? Kayanya sahabat masih kejebak sama pemikiran materialistis deh, kurang dan lebih tuh ukuranya suka uang mulu. Padahal di Islam gak begitu konsepnya. Menurut Imam Nawawi, maksud kalimat itu yakni tidak akan kurang keberkahan dan manfaatnya bukan nominalnya. Jadi ketika kita sedekah bukan berkurang, malah bertambah. Bertambah berkah, manfaat untuk dunia dan akhirat.

“tidaklah Allah menambahkan seseorang itu dengan pengampunan melainkan ditambah pula kemuliaanya” Yaitu bahwa orang yang lebih mulia ketimbang yang lain adalah orang yang memiliki jiwa pemaaf, karena bagi pemaaf memaafkan bukan ekspresi kekalahan, melainkan menang secara elegan. Bukan tidak bisa membalas kedzaliman, tapi lebih memilih cara yang lebih arif dan bijaksana, yaitu memaafkanya. Maka Allah akan memuliakanya. Sebab memang agak lebih sulit memaafkan seseorang ketika kita marah, atau sedekah ketika lapang pun sama-sama sulitnya.

“tidaklah seseorang itu bertawadhu’ karena mengharapkan keridhaan Allah, melainkan Allah akan mengangkat derajat orang itu. Penjelasan kalimat ini terdapat dua penafsiran; Pertama, Allah mengangkat derajatnya di dunia, memberinya kewibawaan dan kedudukan di hadapan umat manusia. Kedua, Allah mengganjarnya dengan pahala di akhirat kelak dan mengangkat derajatnya di surga. Nah itulah tiga cara mulia di mata Allah.

Yuk jangan lupakan kewajibanmu untuk membayar zakat atau beramal dalam bentuk apapun.

Zakat sekarang juga, tunaikan zakatmu melalui
💳 BSI 888 9595 958

Salurkan sedekah terbaik sahabat melalui Infak sedekah umum
💳 BSI 880 999 8817

Informasi dan Konfirmasi
📲 081 1221 6667
📲 0852 2118 4803

Follow akun sosial media untuk info kebaikan lainnya

Instagram : http://instagram.com/sedekahku_percikaniman
Tiktok : http://tiktok.com/@sedekahkupercikaniman
Youtube : http://youtube.com/@SedekahkuPercikanIman

Share: