حَدَّثَنَا مُسْلِمُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ حَدَّثَنَا هِشَامٌ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَكْبَرُ ابْنُ آدَمَ وَيَكْبَرُ مَعَهُ اثْنَانِ حُبُّ الْمَالِ وَطُولُ الْعُمُرِ رَوَاهُ شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَة
Telah menceritakan kepada kami Muslim bin Ibrahim, telah menceritakan kepada kami Hisyam, telah menceritakan kepada kami Qatadah dari Anas bin Malik radhiallahu’anhu dia berkata, Rasulullah ﷺ bersabda, “Anak Adam akan semakin tumbuh dewasa dan semakin besar pula bersamanya dua perkara, yaitu: cinta harta dan panjang umur.” Diriwayatkan pula oleh Syu’bah dan Qatadah.

Allah memberikan anugerah cinta kepada manusia terhadap apapun, kalau ingin liat jelasnya cinta apa saja yang Allah berikan kepada manusia, ada di ayat berikut,
زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشَّهَوٰتِ مِنَ النِّسَاۤءِ وَالْبَنِيْنَ وَالْقَنَاطِيْرِ الْمُقَنْطَرَةِ مِنَ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَالْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ وَالْاَنْعَامِ وَالْحَرْثِ ۗ ذٰلِكَ مَتَاعُ الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا ۗوَاللّٰهُ عِنْدَهٗ حُسْنُ الْمَاٰبِ
Telah ditanamkan pada manusia rasa indah dan cinta terhadap wanita, anak-anak, harta yang bertumpuk dalam bentuk emas dan perak, kuda pilihan, hewan ternak, dan lahan pertanian. Itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik. (Ali Imran [3] : 14)

Nah diayat ini cinta yang Allah jadikan indah dalam pandangan manusia adalah harta, perak atau bahkan emas. Berarti yaa wajar-wajar aja gak sih kalau kita suka banget sama harta? Ya kan, gak ada salahnya juga loh. Namun yang salah bukan cintahnya, tapi bagaimana mengekspresikan cinta tersebut. Kaya seorang lelaki yang mencintai perempuan idamannya, ya wajar dong, karena itu lumrah dan manusiawi. Namun apakah cintanya dia kepada perempuan tersebut berdasarkan yang Allah ridhoi atau benci? Itulah yang akan menentukan kualitas baik dan buruknya cinta. Kalau ternyata cintanya membawa pada mahligai pernikahan, maka itu sejantan-jantannya lelaki dalam mengekspresikan cinta.

Begitu juga ketika sahabat menyukai harta gak ada yang salah kok, tenang saja. Namun saat cintanya dilabuhkan atau berlabuh kadang-kadang suka ada impian ingin abadi bersama dengan yang dicintai. Yah begitulah kalau sudah termakan bujukan cinta. Nah kata Rasulullah SAW ada dua kecintaan manusia yang tidak akan pernah luput dan pudar, yaitu cinta harta. Berarti kalau begitu ketika melihat uang tidak ada satupun yang tidak tergoda, mau yang tua atau yang muda pasti terlena.

Dan cinta harta itu kata Rasulullah akan terus ada seiring manusia bertumbuh menjadi tua. Maka selanjutnya adalah bagaimana mengendalikan cintanya itu. Nah cinta yang abadi itu harus dikendalikan, jangan dibiarkan berlalu seenaknya saja, kata Allah SWT,
خُذْ مِنْ اَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيْهِمْ بِهَا وَصَلِّ عَلَيْهِمْۗ اِنَّ صَلٰوتَكَ سَكَنٌ لَّهُمْۗ وَاللّٰهُ سَمِيْعٌ عَلِيْمٌ
Ambillah zakat dari harta mereka untuk membersihkan dan menyucikan mereka serta berdoalah untuk mereka. Sesungguhnya, doamu itu membuat jiwa mereka tenteram. Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui. (At Taubah : 103)
Yuk jangan lupakan kewajibanmu untuk membayar zakat atau beramal dalam bentuk apapun.
Zakat sekarang juga, tunaikan zakatmu melalui
💳 BSI 888 9595 958
Salurkan sedekah terbaik sahabat melalui Infak sedekah umum
💳 BSI 880 999 8817
Informasi dan Konfirmasi
📲 081 1221 6667
📲 0852 2118 4803
Follow akun sosial media untuk info kebaikan lainnya
Instagram : http://instagram.com/sedekahku_percikaniman
Tiktok : http://tiktok.com/@sedekahkupercikaniman
Youtube : http://youtube.com/@SedekahkuPercikanIman