Search
Close this search box.

Inspirasi

Ciri-ciri Istidraj

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

فَلَمَّا نَسُوْا مَا ذُكِّرُوْا بِهٖ فَتَحْنَا عَلَيْهِمْ اَبْوَابَ كُلِّ شَيْءٍۗ حَتّٰٓى اِذَا فَرِحُوْا بِمَآ اُوْتُوْٓا اَخَذْنٰهُمْ بَغْتَةً فَاِذَا هُمْ مُّبْلِسُوْنَ

Ketika mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kami membukakan semua pintu kesenangan duniawi untuk mereka. Ketika mereka bergembira dengan pemberian itu, Kami siksa mereka dengan tiba-tiba. Maka, ketika itu mereka terdiam putus asa. (Al An’am [6] : 44)

Kata Imam Ar Raghib kalimat nasuu itu artinya kondisi manusia yang meninggalkan apa yang sudah diamanahi kepadanya, entah karena kelemahan hatinya, kelalaian atau karena sengaja hingga hilang dalam ingatan. Makanya kata Ibn Ja’far Athobariy arti dari nasuu dalam ayat itu adalah meninggalkan.

Jadi ciri utama dari istidraj adalah bukan lupa terhadap kewajiban, tapi justru ingat hanya saja dia meninggalkan tanpa mengamalkannya. Seperti misalnya sahabat diberi kenikmatan berupa harta kekayaan, namun malah memilih tidak infaq, sedekahj sampai zakat yang padahal kondisi sahabat tau bahwa itu adalah kewajiban. Akibatnya sahabat menjadi lalai dan Allah swt membiarkannya dalam keadaan seperti itu hingga tiba siksaan akan datang pada waktunya.

Yuk zakat sekarang juga, tunaikan Zakatmu melalui
💳 BSI 888 9595 958

Salurkan sedekah terbaik sahabat melalui Infak Sedekah Umum
💳 BSI 880 999 8817

Tunaikan Ibadah Qurban untuk kebahagiaan bersama, tunaikan melalui rekening
💳 DSKL BSI 880 99988 44

Informasi dan Konfirmasi
📲 081 1221 6667
📲 0852 2118 4803

Follow akun sosial media untuk info kebaikan lainnya

Instagram : sedekahku_percikaniman
Tiktok : sedekahkupercikaniman
Youtube : SedekahkuPercikanIman

Share: