Search
Close this search box.

Inspirasi

Cukupkan yang Ada

Jika dunia membuatmu dahaga, maka merasa cukuplah, niscaya lapar dan susahmu akan lenyap. Hm kurang lebih begitu kata ahli bijak. Berarti yang membuat kita kerap lelah hidup di dunia bukan karena mengejarnya, tapi karena kita tidak pernah merasa cukup dengan apa yang kita miliki. Perasaan ini juga nih yang kadang buat muncul kekhawatiran terhadap rezeki, akibatnya susah zakatm infaq dan sedekah. Coba kalau pendapatan kita sehari 200 ribu, sedangkan pemasukan kita perbulan 10 juta, dengan pendapatan segitu bisa menghabiskan 300 ribu untuk sehari, tapi kenapa malah milih 200 ribu? Jawabanya karena cukup.

Maka kunci kaya bukan di harta, tapi di merasa cukup, percuma banyak uang tapi kalau tak merasa cukup hakikatnya tetap aja miskin. Kalau sudah merasa cukup apapun yang dimiliki akan disyukuri, bukan malah jadi kesal dan depresi. Nah makanya kunci dasar agar mudah infak adalah merasa cukup dengan apa yang kita miliki.

Makanya firman Allah bukan diberi kekayaan, tapi diberi kecukupan,

اَلَيْسَ اللّٰهُ بِكَافٍ عَبْدَهٗۗ وَيُخَوِّفُوْنَكَ بِالَّذِيْنَ مِنْ دُوْنِهٖۗ وَمَنْ يُّضْلِلِ اللّٰهُ فَمَا لَهٗ مِنْ هَادٍۚ

Bukankah Allah yang mencukupi hamba-Nya? Mereka menakut-nakutimu dengan sesembahan selain Allah. Barang siapa dibiarkan sesat oleh Allah, maka tidak seorang pun yang dapat memberikan petunjuk kepadanya. (Az Zumar : 36)

Okey, sekarang sahabat sudah merasa cukup belum? Kalau sudah yuk selebihnya kita berikan kepada yang membutuhkan, karena ada banyak bahkan ribuan orang yang menunggu haknya dari harta sahabat.

Yuk zakat sekarang juga, tunaikan Zakatmu melalui
💳 BSI 888 9595 958

Salurkan sedekah terbaik sahabat melalui Infak Sedekah Umum
💳 BSI 880 999 8817

Tunaikan Ibadah Qurban untuk kebahagiaan bersama, tunaikan melalui rekening
💳 DSKL BSI 880 99988 44

Informasi dan Konfirmasi
📲 081 1221 6667
📲 0852 2118 4803

Follow akun sosial media untuk info kebaikan lainnya

Instagram : sedekahku_percikaniman
Tiktok : sedekahkupercikaniman
Youtube : SedekahkuPercikanIman

Share: