Sekelompok sahabat Rasulullah, merasa gundah dengan kemiskinan yang mereka hadapi, mereka gundah bukan karena tidak mendapat bagian dari dana sedekah, justru meraka gundah karena mereka merasa tidak bisa berbuat baik dengan kemiskinan mereka. Hingga akhirnya mereka datang menghadap kepada Rasulullah untuk mengadukan permasalahannya, “Ya Rasulallah, alangkah enaknya jadi orang kaya, mereka dapat mendulang pahala sebanyak-banyaknya dengan kelebihan harta mereka, ketika kami shalat, mereka pun shalat, kami shaum, mereka pun shaum, ketika bersedekah, mereka dapat bersedekah dengan kelebihan hartanya, sedangkan kami, apa yang dapat kami sedekahkan dengan harta kami?
Mendengar pengaduan dan kegelisahan para sahabatnya, Rasulullah saw, menasehati mereka, ”Ingatlah, bukankah Allah telah menjadikan bagi kalian apa yang dapat kalian sedekahkan, sungguh setiap tasbih itu adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, memerintah pada yang baik adalah sedekah, mencegah dari yang munkar adalah sedekah, bahkan dakam hubungan suami istrimu adalah sedekah juga.
Para sahabat bertanya, ya Rasulallah, apakah ketika kami menyalurkan syahwat kami kepada istri kami padanya terdapat pahala? Rasulullah menjawab, bagaimana pendapatmu kalau hal itu disalurkan kapada yang haram, bukankah padanya menjadi dosa, demikian juga jika disalurkan pada yang halal maka akan menjadi pahala.”
Lantas mau cari alasan apa lagi biar gak bisa sedekah?
Yuk jangan lupakan kewajibanmu untuk membayar zakat atau beramal dalam bentuk apapun.
Zakat sekarang juga, tunaikan zakatmu melalui
💳 BSI 888 9595 958
Salurkan sedekah terbaik sahabat melalui Infak sedekah umum
💳 BSI 880 999 8817
Informasi dan Konfirmasi
📲 081 1221 6667
📲 0852 2118 4803
Follow akun sosial media untuk info kebaikan lainnya
Instagram : http://instagram.com/sedekahku_percikaniman
Tiktok : http://tiktok.com/@sedekahkupercikaniman
Youtube : http://youtube.com/@SedekahkuPercikanIman