Berita beberapa minggu kebelakang sekarang cukup mengerikan juga yah, dari mulai berita tentang seorang ibu yang tega meracuni anaknya dan lalu bunuh diri, sampai seorang laki-laki yang sadis membunuh sekaligus memotong bagian-bagian kecil jenazah korban yang di buang di beberapa tempat yang berbeda. Tentang kasus pertama, disebutkan seorang ibu di Banjaran, Kabupaten Bandung yang memutuskan mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di tiang pintu kamar. Dua anaknya yang berusia 11 bulan dan 9 tahun diduga telah diracun terlebih dahulu oleh sang ibu.
lalu tentang kasus kedua, yakni seorang pemuda bernama Alvi Maulana (24) tega menghabisi nyawa pacarnya, TAS (25), lalu memutilasi jasad korban menjadi ratusan potongan. Sebagian potongan tubuh korban dibuang di Mojokerto, sementara sisanya disimpan di kos korban di Surabaya.
Dan sahabat harus tahu, ada kesamaan dari dua kasus diatas, yaitu soal uang/ekonomi. Yang pertama soal hutang piutang dan soal yang kedua adalah tuntutan ekonomi dari pacarnya yang padahal mereka hanya berpacaran tapi dijalani layaknya suami dan istri. naudzubillahi min dzalik. Pertanyaannya adalah kenapa soal ekonomi bisa sampai merenggut nyawa? Jawabannya adalah soal uang atau harta itu selalu ada kaitannya dengan mentalitas manusia.
Sebagaimana yang Nabi sebutkan,
لَيْسَ الْغِنَى عَنْ كَثْرَةِ الْعَرَضِ وَلَكِنَّ الْغِنَى غِنَى النَّفْسِ
Kaya itu bukan banyak harta, tetapi kaya itu adalah kaya hati (Shahih Muslim kitab az-zakat bab laisal-ghina ‘an katsratil-‘aradl no. 2467)
Apa artinya kaya kalau mentalnya miskin? Lebih baik kaya harta dan kaya jiwa.
Yuk zakat sekarang juga, tunaikan Zakatmu melalui
BSI 888 9595 958
Salurkan sedekah terbaik sahabat melalui Infak Sedekah Umum
BSI 880 999 8817
Tunaikan Ibadah Qurban untuk kebahagiaan bersama, tunaikan melalui rekening
DSKL BSI 880 99988 44
Informasi dan Konfirmasi
081 1221 6667
0852 2118 4803
Follow akun sosial media untuk info kebaikan lainnya
Instagram : sedekahku_percikaniman
Tiktok : sedekahkupercikaniman
Youtube : SedekahkuPercikanIman