Kadang hidup itu selalu di hampiri rasa takut atau rasa penyesalan. Kedua sifat ini kerap mewarnai perjalanan hidup kita, adakalanya kita takut pada sesuatu yang tengah kita rencanakan, seperti merencanakan nikah. Takut renacananya gagal, ujung-ujungnya gagal nikah.
Tapi ada juga rasa penyesalan, “kalau sekarang gak nikah dulu kayanya aku bakal lebih sukses deh?” Secepat itu perasaan takut dan menyesal saling menimpal satu sama lain. Awalnya cemas penuh was-was, kini malah menyesal.
Yaudah, kita akan kasih resep hidup agar lebih seimbang, bagaimana? Nih ada syair indah dari Abu Thayyib;
لا أشرئب إلى ما لم يفت طمعا
Aku tidak menegakkan harapan (tidak berambisi tinggi) terhadap sesuatu yang belum terlewat, karena masih ada harapan untuk mencapainya.
ولا أبيت على ما فات حسرانا
Dan aku tidak bermalam dengan penyesalan atas sesuatu yang telah berlalu (hilang).
Jadi tidak usah berambisi tinggi pada sesuatu yang belum terjadi, karena yang akan terjadi hanya rasa lelah memikirkannya. Dan tidak usah menyesal pada sesuatu yang sudah terjadi, sebab itu akan memicu kekacauan dalam diri dan hati. Maka jalani saja hari ini tanpa takut dan menyesal berlebihan.
Yuk zakat sekarang juga, tunaikan Zakatmu melalui
BSI 888 9595 958
Salurkan sedekah terbaik sahabat melalui Infak Sedekah Umum
BSI 880 999 8817
Tunaikan Ibadah Qurban untuk kebahagiaan bersama, tunaikan melalui rekening
DSKL BSI 880 99988 44
Informasi dan Konfirmasi
081 1221 6667
0852 2118 4803
Follow akun sosial media untuk info kebaikan lainnya
Instagram : sedekahku_percikaniman
Tiktok : sedekahkupercikaniman
Youtube : SedekahkuPercikanIman