Dalam menjalani peristiwa kehidupan kadang banyak yang tak sesuai dengan yang kita harapkan atau inginkan. Terkadang apa yang kita rasakan dan lihat tidak sesuai sebagaimana mestinya. Gula mungkin tidak selamanya rasanya manis, garam pun kadang tidak sesuai dengan rasanya yang asin, seperti itu juga obat tidak selamanya pahit. Pertanyaannya kenapa semua yang kita lihat atau rasa bisa terbalik dari fakta yang seharusnya? Apakah memang kehidupan niscaya seperti itu?

Ternyata Alquran sudah menjawabnya, kata Allah yang dianggap buruk tidak selamanya buruk, dan yang dianggap baik juga tidak selamanya baik. Terkadang berbalik, yang buruk bisa jadi baik, dan yang baik bisa jadi buruk. Hal ini menunjukan bahwa kehidupan tidak selamanya sesuai dengan harapan yang kita dambakan dan inginkan. Ternyata memang kehidupan harus dijalani seperti itu, maka tugas manusia hanya menjalaninya dan menerimanya saja. Tapi kalau kehidupan harus dijalani seperti itu, lalu kenapa ada saja diantara kita yang masih merasa risau, stress, depresi hingga galau hanya disebabkan fakta kehidupan.

Jawabanya, gejala hidup seperti itu terjadi disebabkan kita tidak bisa menikmatinya. Akibatnya kehidupan dijalani dengan penuh ketakutan, kekhawatiran sampai kecemasan. Semua terjadi disebabkan kehilangan seni dalam menjalani hidup, yaitu menikmatinya. Selanjutnya karena terus diselimuti kecemasan akhirnya banyak kehilangan momen berharga. Baik tentang momen kesuksesan atau momen kegagalan. Coba kalau kita menikmati dua momen ini, mungkin sukses tidak diartikan beruntung, barangkali ada tantangan selanjutnya yang harus dilewati, dan kegagalan tidak diartikan kehancuran, karena bisa jadi itu cara untuk kita belajar lebih baik lagi. Sebenarnya sesederhana itu kita dalam menjalani hidup, hanya kita nya saja yang membuat rumit.

Jadi nikmati saja setiap detik, menit, dan jam nya, hidup ini terlalu singkat jika tidak dinikmati, dan terlalu sia-sia jika dilewati tanpa kenikmatan. Demikian perubahan dalam hidup, nikmati perubahan itu. Mau kita sedang di atas atau sedang di bawah, kuncinya nikmatin saja. MenurBaut orang lain posisi di atas adalah posisi yang paling nyaman, dan posisi di bawah adalah posisi yang paling tidak mengenakkan. Tapi kalau salah satu posisinya dinikmati, kita tidak akan merasakan penderitaan. Mau dimanapun akan tetap tenang dan nikmat-nikmat saja, tidak banyak risau, sedih dan menderita. Ketika kita mampu menikmati, maka kehidupan ini semuanya akan bernilai dan bermakna. Jadi nikmati seluruh momennya, dan temukan setiap maknanya.
Yuk jangan lupakan kewajibanmu untuk membayar zakat atau beramal dalam bentuk apapun.
Zakat sekarang juga, tunaikan zakatmu melalui
💳 BSI 888 9595 958
Salurkan sedekah terbaik sahabat melalui Infak sedekah umum
💳 BSI 880 999 8817
Informasi dan Konfirmasi
📲 081 1221 6667
📲 0852 2118 4803
Follow akun sosial media untuk info kebaikan lainnya
Instagram : http://instagram.com/sedekahku_percikaniman
Tiktok : http://tiktok.com/@sedekahkupercikaniman
Youtube : http://youtube.com/@SedekahkuPercikanIman