فَوَاللَّهِ مَا الْفَقْرَ أَخْشَى عَلَيْكُمْ وَلَكِنْ أَخْشَى عَلَيْكُمْ أَنْ تُبْسَطَ عَلَيْكُمْ الدُّنْيَا كَمَا بُسِطَتْ عَلَى مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ فَتَنَافَسُوهَا كَمَا تَنَافَسُوهَا وَتُلْهِيَكُمْ كَمَا أَلْهَتْهُمْ (وَتُهْلِكَكُمْ كَمَا أَهْلَكَتْهُمْ)
Maka demi Allah, bukanlah kefakiran yang aku takutkan menimpa kalian. Tetapi justru aku takut dunia dihamparkan untuk kalian sebagaimana dihamparkan kepada orang-orang sebelum kalian, lalu kalian saling bernafsu padanya sebagaimana mereka dahulu saling bernafsu, sehingga melalaikan kalian sebagaimana telah melalaikan mereka (dan membinasakan kalian sebagaimana telah membinasakan mereka).” (Shahih al-Bukhari bab ma yuhdzaru min zahratid-dunya wat-tanafus fiha no. 6425. Keterangan dalam kurung dari sanad lain yang ditulis dalam bab al-jizyah wal-muwada’ah ma’a ahlidz-dzimmah no. 3158).
وَإِنِّي وَاللَّهِ مَا أَخَافُ عَلَيْكُمْ أَنْ تُشْرِكُوا بَعْدِي وَلَكِنِّي أَخَافُ عَلَيْكُمْ أَنْ تَنَافَسُوا فِيهَا
Sungguh saya demi Allah tidak pernah takut kalian musyrik sepeninggalku. Tetapi yang aku takutkan kepada kalian adalah kalian saling bernafsu pada perbendaharaan bumi itu.” (Shahih al-Bukhari bab ma yuhdzaru min zahratid-dunya wat-tanafus fiha no. 6426).
Ternyata sahabat, yang Rasulullah saw paling takutkan adalah bukan tentang kemusyrikan, melainkan kekhawatiran ketika terpenjara oleh dunia, hingga takut mati dan anti ukhrawi. Bani Israil adalah bukti bahwa kemenangan dan kekayaan menjadi awal kehancuran mereka. Ketika ditindas oleh Fir’aun, mereka kuat sabar bertahan dalam penderitaan juga ketaatan kepada Allah swt. Tetapi ketika berhasil menang dan kemudian kaya, mereka malah menjadi makhluk-makhluk pembangkang. Maka dari itu Nabi Musa as sering mengingatkan mereka:Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
وَاِذْ تَاَذَّنَ رَبُّكُمْ لَىِٕنْ شَكَرْتُمْ لَاَزِيْدَنَّكُمْ وَلَىِٕنْ كَفَرْتُمْ اِنَّ عَذَابِيْ لَشَدِيْدٌ
Ingatlah, ketika Tuhanmu memberitahukan, “Sesungguhnya, jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah nikmat kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari nikmat-Ku, pasti azab-Ku sangat berat.” (Ibrahim [14] : 7)
Yuk zakat sekarang juga, tunaikan Zakatmu melalui
BSI 888 9595 958
Salurkan sedekah terbaik sahabat melalui Infak Sedekah Umum
BSI 880 999 8817
Tunaikan Ibadah Qurban untuk kebahagiaan bersama, tunaikan melalui rekening
DSKL BSI 880 99988 44
Informasi dan Konfirmasi
081 1221 6667
0852 2118 4803
Follow akun sosial media untuk info kebaikan lainnya
Instagram : sedekahku_percikaniman
Tiktok : sedekahkupercikaniman
Youtube : SedekahkuPercikanIman