Search
Close this search box.

Inspirasi

Jaga Kebersihan, Meraih Kekhusyuan

Kita kasih pilihan buat sahabat. Kalau sahabat posisinya sudah berwudhu untuk melaksanakan shalat, lalu secara bersamaan ada makanan yang sudah disajikan. Nah di posisi seperti itu sahabat lebih memilih mana? Ada dua pilihan, kira-kira mau milih lanjut salat atau makan? Pilihanya ada di sahabat masing-masing yah. Tapi kali ini kita punya satu hadits, kurang lebih gini bunyi haditsnya,

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ : أَنَّ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ: «‌إِذَا ‌قُدِّمَ ‌الْعَشَاءُ فَابْدَءُوا بِهِ قَبْلَ أَنْ تُصَلُّوا صَلَاةَ الْمَغْرِبِ، وَلَا تَعْجَلُوا عَنْ عَشَائِكُمْ.»

Dari Anas bin Malik bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Jika makan malam telah tersajikan, maka dahulukan makan malam terlebih dahulu sebelum salat Maghrib. Dan tak perlu tergesa-gesa dengan menyantap makan malam kalian.”

Nah ini sahabat jawabanya, jadi kalau ada makanan yang sudah disajikan kata Rasul lebih memilih makan dulu baru setelah itu lanjutkan salat. Bukan malah sebaliknya. Lalu kenapa sih Rasul menyuruh makan dulu yah? Jawabanya agar salat kita jauh lebih khusyuk. Kan mending ingat salat ketika makan, daripada ingat makan ketika salat kan? Jadi kalau mendahulukan makan artinya sama saja kita sedang menyiapkan diri untuk salat yang terbaik. Hikmahnya berarti unsur fisik itu bisa mendukung kekhusyuan kita saat salat. Jangankan salat saat perut keroncongan, saat badan lagi sakit atau gak karuan aja rasanya sholat itu gak ada rasanya. Coba kalau sahabat salat lagi kebelet buang air kecil, atau saat sakit kepala, pasti saat sujud kepala seperti ditindih, nyut-nyutan banget kan. Pertanyaannya khusyuk gak shalatnya? Mungkin bukan khusyuk, malah yang terjadi malah buru-buru.

Atau ketika sahabat ngantuk deh, coba khusyuk gak? Boro-boro khusyuk yang ada pengenya tidur,

 إذَا نَعَسَ أحَدُكُمْ في الصَّلَاةِ فَلْيَنَمْ، حتَّى يَعْلَمَ ما يَقْرَأُ  [رواه البخاري]

“Jika salah seorang dari kalian mengantuk ketika salat, maka hendaklah ia tidur, sampai ia mengetahui apa yang ia ucapkan (maksudnya dalam shalat)”

Selain itu yang tidak kalah penting adalah menjaga kebersihan. Makanya kenapa hal pertama yang dibahas dalam kitab atau buku-buku fiqh pasti bab thaharah, yaitu tentang bersuci. Bukan saja diri kita yang mesti dijaga kebersihannya, tapi kondisi dan situasi dimana kita salat pun harus dalam keadaan bersih, yaitu masjid. Kalau masjidnya kotor kira-kira sahabat mau tidak salat disana? Jangankan sholat, mungkin ke wc aja rasanya enggan kan? Nah itu kenapa kebersihan masjid jadi faktor penting untuk daya tarik kaum muslim agar terpikat kepada masjid.

Rasulullah sudah mengingatkan kita,

عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتْ: «‌أَمَرَ ‌رَسُولُ ‌اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‌بِبِنَاءِ ‌الْمَسَاجِدِ ‌فِي ‌الدُّورِ وَأَنْ تُنَظَّفَ وَتُطَيَّبَ

“Dari Aisyah, Rasululah SAW memerintahkan untuk membangun masjid-masjid di kampung-kampung dan hendaknya dibersihkan dan diwangikan.” (HR Tirmidzi)

Yuk Zakat sekarang juga, tunaikan zakatmu melalui
💳 BSI 888 9595 958

Salurkan sedekah terbaik sahabat melalui Infak sedekah umum
💳 BSI 880 999 8817

Mari kolaborasi bersama dengan menjadi bagian dari Masjid Bersinar

https://www.amalsholeh.com/masjid-bersinar

Informasi dan Konfirmasi
📲 081 1221 6667
📲 0852 2118 4803

Follow akun sosial media untuk info kebaikan lainnya

Instagram : http://instagram.com/sedekahku_percikaniman
Tiktok : http://tiktok.com/@sedekahkupercikaniman
Youtube : http://youtube.com/@SedekahkuPercikanIman

Share: