لَوْ أَنَّكُمْ كُنْتُمْ تَوَكَّلُونَ عَلَى اللَّهِ حَقَّ تَوَكُّلِهِ لَرُزِقْتُمْ كَمَا تُرْزَقُ الطَّيْرُ تَغْدُو خِمَاصًا وَتَرُوحُ بِطَانًا
“Seandainya kalian benar-benar bertawakkal pada Allah, tentu kalian akan diberi rezeki sebagaimana burung diberi rezeki. Ia pergi di pagi hari dalam keadaan lapar dan kembali di sore hari dalam keadaan kenyang.” (HR Tirmidzi)
Sahabat, ternyata sesekali kita harus belajar kepada seekor burung loh, soalnya Nabi pernah mengumpamakan seseorang yang benar-benar tawakal itu seperti layaknya burung yang diberi rezeki. Jadi yuk coba kita sekarang berguru pada seekor burung. Kalau ada yang tanya buat apa sih belajar ke hewan, jawabnya gampang aja, jawabanya adalah, “kalau tidak penting lalu buat apa Allah mencantumkan kisah pasukan gajah di surat Al Fiil, penamaan Al Baqarah yang artinya sapi, dan Al Adiyat yang artinya pasukan berkuda?.” Menunjukan bahwa kita harus belajar kepada hewan-hewan yang Allah sebutkan.

Salah satu sifat burung itu di berterbangan mencari makanan di pagi hari selalu dalam keadaan kosong tidak membawa perbekalan, namun seketika kembali di sore harinya perutnya selalu dalam keadaan kenyang. Kita belajar dari burung ini. Kita kerap pesimis dan penuh kecemasan juga ketakutan ketika hendak berpergian tanpa membawa perbekalan, sehingga tidak sedikit orang memilih untuk mundur ketimbang berusaha disebabkan perasaan takutnya yang akut. Padahal apa yang ditakuti itu belum tentu terjadi, bahkan boleh jadi itu hanya ketakutan yang diciptakan. Lihatlah burung, mereka tidak pernah memiliki perasaan pesimis meskipun ditengah kondisi tanpa perbekalan.
Burung tetap akan pergi meski kondisi tidak memungkinkan, dan membiarkan Allah yang memberikan keajaiban. Seperti itu juga kita seharusnya, jangan pernah memikirkan hasil dari usaha kita, pikirkan lah apa yang harus kita lakukan, bergerak dan terus berikhtiar dengan penuh keyakinan kepada Allah yang menjadi sumbu kekuatan kita dalam berikhtiar. Maka kuncinya adalah jangan pernah mendikte apalagi mengatur Allah dengan menciptakan kondisi dan peristiwa yang belum terjadi, seperti takut nanti bakal ini, takut nanti bakal terjadi itu, padahal berangkat saja belum sudah berani mengatur-atur seperti itu. Padahal apa yang akan terjadi itu kuasa Allah, demikian juga rezeki. Rezeki itu sudah diatur, tinggal kitanya saja mau atau tidak berikhtiar dan terus bertawakal kepada-Nya seperti burung.

Makanya Rasulullah SAW pernah bersabda,
عن أبي هريرةَ رضي الله عنه عن النَّبيّ صلى الله عليه وسلم قَالَ: «يَدْخُلُ الجَنَّةَ أَقْوامٌ أفْئِدَتُهُمْ مِثلُ أفْئِدَةِ الطَّيرِ
“Dari Abu Hurairah berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Akan masuk surga suatu kaum yang hati mereka seperti hati burung.” (HR. Muslim no. 2840).
Jadi perumpamaan orang yang bertawakal itu seperti burung yang selalu optimis dalam mencari rezeki, optimis bahwa Allah yang memberi rezeki dan kehidupan. Maka tidak heran balasan bagi orang yang bertawakal kepada Allah adalah surga. Bertawakalah kepada Allah dengan sebenar-benarnya tawakal dengan menyerahkan seluruh hasil usaha kita kepada-Nya dalam segala keadaan, adapun bukti kita bertawakal kepada Allah adalah berusaha seoptimal dan seoptimis mungkin.
Allah SWT berfirman,
وَّيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُۗ وَمَنْ يَّتَوَكَّلْ عَلَى اللّٰهِ فَهُوَ حَسْبُهٗ ۗاِنَّ اللّٰهَ بَالِغُ اَمْرِهٖۗ قَدْ جَعَلَ اللّٰهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا
“Dan Allah akan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka. Siapa pun yang bertawakal kepada Allah, pasti Allah akan mencukupkan keperluannya. Sesungguhnya, Allah melaksanakan urusan yang dikehendaki-Nya. Sungguh, Allah telah menetapkan ukuran untuk setiap sesuatu.” (QS. At-Talaq [65] : 3)
Yuk jangan lupakan kewajibanmu untuk membayar zakat atau beramal dalam bentuk apapun.
Zakat sekarang juga, tunaikan zakatmu melalui
💳 BSI 888 9595 958
Salurkan sedekah terbaik sahabat melalui Infak sedekah umum
💳 BSI 880 999 8817
Informasi dan Konfirmasi
📲 081 1221 6667
📲 0852 2118 4803
Follow akun sosial media untuk info kebaikan lainnya
Instagram : http://instagram.com/sedekahku_percikaniman
Tiktok : http://tiktok.com/@sedekahkupercikaniman
Youtube : http://youtube.com/@SedekahkuPercikanIman