Search
Close this search box.

Inspirasi

Jangan Pelit Nanti Sulit

Kata pelit dalam bahasa Arab di terjemahkan dengan bakhil. Apa sih makna yang sebenarnya dari kata bakhil? Yuk kita pahami bareng-bareng. Nah sahabat kata Ar Raghib Al Asfahani bakhil itu adalah menahan kepemilikan yang tidak seharusnya ditahan, adapun lawan katanya adalah dermawan, atau dalam bahasa Arab ialah Al Juud. Pertanyaannya sederhana, ada gak sih sesuatu yang benar-benar kita miliki? Dari jabatan sampai pasangan, apakah itu benar-benar milik kita? Faktanya sebetulnya tidak ada yang benar-benar kita miliki, karena apa yang ada dalam diri kita hanyalah amanah yang harus dijaga, bukan dikuasai lalu digunakan seenaknya saja.

Nah karena tidak ada yang benar-benar kita miliki, termasuk harta, maka Allah memberikan ukuran dan aturan bagaimana kita menjaga amanah harta tersebut, yaitu dengan infaq, zakat dan sedekah. Berarti harta adalah bagian amanah yang tidak boleh ditahan sama sekali. Karena Allah sendiri menyuruh untuk mengeluarkannya. Ketika kita malah menahannya, berarti kita sudah bakhil, atau pelit. Tapi sebaliknya, jika kita mengeluarkan harta untuk sedekah, infaq dan zakat sesuai aturan dan ukuran dari Allah SWT, maka kita disebut Al Juud. Berarti dermawan dan tidaknya seseorang sangat dipengaruhi pada bagaimana orang tersebut melihat dan menggunakan hartanya (hatinya), bukan berapa infaqnya. Dari sini kita lihat bahwa kaya dan miskin itu bukan ukuran dermawan dan pelit seseorang. Karena ada saja yang kaya, tapi pelitnya luar biasa, tapi ada juga yang miskin namun kedermawanannya tidak ada yang mengalahkan.

Jadi untuk dermawan tidak harus kaya. Karena justru kata Rasulullah yang dermawan dan kaya itu adalah tergantung hatinya. Kalau pelit berarti hatinya sudah sempit, tapi kalau dermawan artinya hatinya sudah menawan. Makanya kita harus benar-benar bijak dalam mengelolah harta, jangan sampai kita enggan sama sekali mengeluarkan harta yang kita punya, sedangkan orang lain sangat membutuhkan alur bantuan kita.

Orang pelit dijamin hidupnya bakal sempit dan sulit. Sebab disatu saat dia akan menerima kelakuan yang sama dari orang lain. Dan yang paling tragis adalah hidupnya tidak akan dijamin bahagia, karena orang pelit setiap detik, jam dan menitnya selalu dihantui kekhawatiran yang berlebihan, karena takut hartanya hilang dan kurang. Jadi akan sangat amat sulit ketika hidup pelit.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

اَلشَّيْطٰنُ يَعِدُكُمُ الْفَقْرَ وَيَأْمُرُكُمْ بِالْفَحْشَاۤءِ ۚ وَاللّٰهُ يَعِدُكُمْ مَّغْفِرَةً مِّنْهُ وَفَضْلًا ۗ وَاللّٰهُ وَاسِعٌ عَلِيْمٌ ۖ

Setan menakut-nakutimu dengan kemiskinan dan menyuruhmu berbuat kikir, sedangkan Allah menjanjikan ampunan dan karunia-Nya kepadamu. Allah Mahaluas, Maha Mengetahui. (Al Baqarah [2] : 268)

Yuk jangan lupakan kewajibanmu untuk membayar zakat atau beramal dalam bentuk apapun.

Zakat sekarang juga, tunaikan zakatmu melalui
💳 BSI 888 9595 958

Salurkan sedekah terbaik sahabat melalui Infak sedekah umum
💳 BSI 880 999 8817

Informasi dan Konfirmasi
📲 081 1221 6667
📲 0852 2118 4803

Follow akun sosial media untuk info kebaikan lainnya

Instagram : http://instagram.com/sedekahku_percikaniman
Tiktok : http://tiktok.com/@sedekahkupercikaniman
Youtube : http://youtube.com/@SedekahkuPercikanIman

Share: