Search
Close this search box.

Inspirasi

Kecerdasan Seseorang

Terkadang seseorang mengukur kecerdasan itu dilihat dari IQ, jika nominal angka yang diraih semakin tinggi maka tanda kecerdasan semakin terlihat jelas, tapi jika tidak maka akan dilekatkan istilah “dibawah rata-rata”.

Akibatnya tak jarang orang jadi pesimis dengan angka peraihan dari tes IQ. Bukan tidak penting, tapi kita harus adil dalam mengukur, bahwa hanya Islam yang adil lah yang mampu menjadi ukuran kecerdasan seseorang;

عن أبي يعلى شداد بن أوس رضي الله عنه عن النَّبيّ صلى الله عليه وسلم قَالَ: «الكَيِّسُ مَنْ دَانَ نَفْسَهُ، وَعَمِلَ لِمَا بعدَ المَوتِ، والعَاجِزُ مَنْ أتْبَعَ نَفْسَهُ هَواهَا وَتَمنَّى عَلَى اللهِ

Dari Abu Ya’la, Syaddad bin Aus radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Orang yang cerdik ialah orang yang selalu mengevaluasi diri dan beramal untuk bekal sesudah mati, sedangkan orang yang lemah ialah orang yang selalu mengikuti hawa nafsunya dan berangan-angan mendapat kemurahan dari Allah.” (HR Tirmidzi)

Apa itu kayyisun, menurut Ibn Atsir ialah orang yang ‘Aqil sehingga ketika disebutkan Al Kaysu maka maksudnya adalah Al ‘Aqlu berakal. Lebih jelasnya Syaikh Shalih Al Utsaimin menyebutkan;

Al Kayyis adalah manusia yang memanfaatkan peluang dan mengambil tindakan pencegahan agar siang dan malam tidak berlalu begitu saja dan ia tidak tersesat. Berarti berdasarkan penjelasan ini bahwa orang Al Kayyis ialah mereka yang mampu membaca peluang untuk berbuat kebaikan sebagai bekal menyambut kematian.

Inilah ukuran kecerdasan seseorang.

Yuk zakat sekarang juga, tunaikan Zakatmu melalui
BSI 888 9595 958

Salurkan sedekah terbaik sahabat melalui Infak Sedekah Umum
BSI 880 999 8817

Tunaikan Ibadah Qurban untuk kebahagiaan bersama, tunaikan melalui rekening
DSKL BSI 880 99988 44

Informasi dan Konfirmasi
081 1221 6667
0852 2118 4803

Follow akun sosial media untuk info kebaikan lainnya

Instagram : sedekahku_percikaniman
Tiktok : sedekahkupercikaniman
Youtube : SedekahkuPercikanIman

Share: