Sebenarnya yang mendatangi rezeki itu disebabkan kita yang berusaha atau rezeki itu sendiri yang datang mencari kita? Pertanyaan yang selalu berseliweran diingatan kita, hingga tak sedikit membuat bingung masyarakat. Bahkan jangan aneh ada yang nganggur dengan alasan rezeki dari Allah swt. Jadi rezeki yang sebenarnya itu seperti apa? Yang diusahakan atau yang dibiarkan datang sendirinya.
Sebelum itu ada kisah menarik yang datang dari Imam Syafi’i dan Imam Malik,
Suatu hari Imam Malik berkata kepada Imam Syafi’i, “Lakukan saja apa yang menjadi bagianmu, selanjutnya biarkan Allah mengurus yang lainnya.” Lalu tidak lama Imam Syafi’i menimpalnya “Wahai Guru, andai seekor burung tidak keluar dari sarangnya, bagaimana mungkin ia akan mendapatkan rezeki?”
Suatu ketika, saat sedang berjalan-jalan, Imam Syafi’i melihat rombongan orang yang sedang memanen anggur. Sang Imam pun ikut membantu mereka, lantas ia mendapat imbalan beberapa ikat anggur dari mereka. Tidak lama Imam Syafi’i bergegas menemui gurunya yang sedang terlihat bersantai. Ketika menemui Imam Malik beliau menceritakan pengalamanya sembari menguatkan pendapatnya, “Andai saya tidak keluar dari rumah dan tidak bekerja, tentu anggur ini tidak akan sampai kepada tangan saya.”
Lantas Imam Malik berkata, “Sehari ini aku tidak keluar rumah. Hanya mengajar saja. Dan sempat membayangkan betapa nikmatnya dalam cuaca panas seperti ini saya bisa menikmati buah anggur.” “Untungnya, engkau datang membawakannya untukku. Bukankah ini yang dimaksud dengan, ‘Lakukan yang menjadi bagianmu, selanjutnya biarkan Allah mengurus yang lain’.”
Sekencang-kencangnya usaha kita pada akhirnya Allah juga yang menentukan hasilnya, tugas kita adalah berikhtiar mencari rezeki biarkan Allah yang menentukan takaran rezekinya. Yang pasti semua makhluk sudah ditakar ukuran rezekinya oleh Allah swt, sekalipun orang yang menganggur. Namun bukan berarti kita mengamini pengangguran, melainkan penanaman keyakinan bahwa kunci rezeki ada pada sisi Allah swt.
Yuk zakat sekarang juga, tunaikan Zakatmu melalui
BSI 888 9595 958
Salurkan sedekah terbaik sahabat melalui Infak Sedekah Umum
BSI 880 999 8817
Tunaikan Ibadah Qurban untuk kebahagiaan bersama, tunaikan melalui rekening
DSKL BSI 880 99988 44
Informasi dan Konfirmasi
081 1221 6667
0852 2118 4803
Follow akun sosial media untuk info kebaikan lainnya
Instagram : sedekahku_percikaniman
Tiktok : sedekahkupercikaniman
Youtube : SedekahkuPercikanIman