Search
Close this search box.

Inspirasi

Meraih Kebahagiaan Hakiki

Sampai hari ini kira-kira sahabat sedang mencari apa dalam hidup? Pasti beragam jawabannya, tergantung tujuannya masing-masing. Ada yang mencari uang, jabatan, harta sampai kekuasaan. Tapi yang pasti semua orang memiliki tujuan atau pencariannya masing-masing yang tidak boleh kita salahkan, biarkan setiap orang berjalan dengan tujuannya masing-masing, bener gak sih? Nah anggap saja ada orang yang tujuan hidupnya hanya harta, uang atau perempuan misalnya. Pertanyaannya adalah sebenarnya apa yang diharapkan dari capaian itu? Satu-satunya jawaban adalah demi kebahagiaan. Namun kebahagiaan seperti apa yang sahabat damba-dambakan? Tentu jawabanya berbeda lagi kalau diberikan kepada manusia, artinya relatif.

Makanya mengapa kita selalu berdoa kepada Allah meminta hasanah di dunia dan di akhirat, hakikatnya kita sedang mendambakan kebahagiaan. Oleh sebab itu maka makna kebahagiaan sejati harus dikembalikan kepada Alquran, karena tawaran kebahagiaan Alquran itu diterima dan pasti disepakati oleh semua orang, berbeda ketika makna kebahagiaan disandarkan pada cara pandang kita masing-masing, pasti relatif dan berubah. Tapi lihat solusi Alquran yang benar, Allah berfirman,

يَاأَيَّتُهَا النَّفْسُ الْمُطْمَئِنَّةُ

“Wahai jiwa-jiwa yang tenang.” (Al Fajr [89] : 27)

Ayat ini merupakan tawaran kebahagiaan yang diberikan oleh Allah kepada kita. Maksudnya adalah puncak kebahagiaan yang diberikan Alquran ada didalam kedamaian hati bukan banyaknya harta atau tingginya kekuasaan, karena semua benda yang kita miliki hanya akan jadi penyakit apabila diri kita sendiri tidak terdapat kedamaian dalam diri. Jadi kunci kebahagiaan hidup ada didalam rasa yang tenang.

Tapi caranya mendapatkan ketenangan itu gimana? Sahabat! prinsip dasar ketenangan adalah menempatkan sesuatu pada tempatnya. Coba deh ketika sahabat melihat barang yang tidak ditempatkan pada tempatnya, apa yang sahabat rasain saat itu? Pasti gak tenang, risih banget kan? Kenapa seisi ruangan ini kaya kapal pecah, berantakan banget. Kenapa sahabat gak tenang? Karena barang-barang itu tidak ditempatkan pada tempatnya. Seperti itu juga ketenangan, kita akan tenang menjalani kehidupan ketika segala sesuatu ditempatkan pada tempatnya dan sesuai porsinya.

Satu-satunya tempat yang sesuai untuk kita adalah agama Islam, karena diri kita diciptakan sesuai fitrah beragama yang Allah berikan, Allah berfirman,

هُوَ الَّذِي أَنْزَلَ السَّكِينَةَ فِي قُلُوبِ الْمُؤْمِنِينَ لِيَزْدَادُوا إِيمَانًا مَعَ إِيمَانِهِمْ وَلِلَّهِ جُنُودُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَكَانَ اللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمًا

“Dialah yang telah menurunkan ketenangan kedalam hati orang-orang mukmin untuk menambah keimanan atas keimanan mereka (yang telah ada). Dan milik Allah-lah tentara langit dan bumi, dan Allah Maha Mengetahui, Mahabijaksana.” (Al Fath [48] : 4)

Yuk jangan lupakan kewajibanmu untuk membayar zakat atau beramal dalam bentuk apapun.

Zakat sekarang juga, tunaikan zakatmu melalui
💳 BSI 888 9595 958

Salurkan sedekah terbaik sahabat melalui Infak sedekah umum
💳 BSI 880 999 8817

Informasi dan Konfirmasi
📲 081 1221 6667
📲 0852 2118 4803

Follow akun sosial media untuk info kebaikan lainnya

Instagram : http://instagram.com/sedekahku_percikaniman
Tiktok : http://tiktok.com/@sedekahkupercikaniman
Youtube : http://youtube.com/@SedekahkuPercikanIman

Share: