Cinta bukan hanya sebatas memiliki, tapi bagaimana melepaskan. Karena sehabat apapun anda mencintai pada akhirnya tidak pernah kita miliki dengan utuh, suami harus ditinggal istri, ayah harus ditinggal anaknya, anaknya harus ditinggal ibunya. Kalau cinta harus melulu memiliki, lantas bagaimana dengan Nabi Ibrahim yang melepas Siti Hajar di gurun panas yang tandus? Apakah tidak cinta? Bukan. Justru cinta harus bisa melepas dengan ikhlas semata karena Allah SWT. Cinta Rasulullah SAW pada Khadijah harus bisa melepas ikhlas saat kewafatannya. Bagaimana dengan Ibrahim yang menyembelih Ismail?

Meski tak mudah melewati proses melepas, tapi ikhlas akan menyelimuti kita dengan hangat bahwa melepas adalah cara kita lebih banyak belajar tentang ikhlas tanpa batas. Makanya melepas dengan ikhlas adalah berbicara kerelaan melepas apa yang ada dalam genggaman kita bahkan dalam diri kita sendiri. Uang tak selamanya ada di kita, suatu saat kita harus melepasnya dengan ikhlas. Demikian juga berkurban, bukan sekedar penyembelihan, tapi bisa melepas nafsu kita pada dunia dengan ikhlas semata mengharapkan pahala Allah SWT,
لَنْ يَّنَالَ اللّٰهَ لُحُوْمُهَا وَلَا دِمَاۤؤُهَا وَلٰكِنْ يَّنَالُهُ التَّقْوٰى مِنْكُمْۗ كَذٰلِكَ سَخَّرَهَا لَكُمْ لِتُكَبِّرُوا اللّٰهَ عَلٰى مَا هَدٰىكُمْ ۗ وَبَشِّرِ الْمُحْسِنِيْنَ
Daging hewan kurban dan darahnya itu tidak akan sampai kepada Allah sedikit pun, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaanmu. Demikianlah, Allah menundukkannya untukmu agar kamu mengagungkan Allah atas petunjuk yang Allah berikan kepadamu. Sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik. (Al Hajj [22] : 37)

Satu ayat dan hadits disini menasehati kita bahwa yang Allah lihat itu adalah keikhlasannya, meski resiko yang diterima harus melepas. Banyak yang punya uang tapi enggan melepas untuk ikut berkurban kan? Maka sekali lagi bekurban bukan sebatas penyembelihan, tapi simbol bagaimana kitab isa melepas dengan ikhlas terhadap sesuatu yang melekat pada diri kita, termasuk dunia.

Tentang sedekah bukan sebatas memberi, apakah bisa kita melepasnya tanpa mengharap apapun kecuali keridhaan Allah? Maka hidup adalah tentang melepas apa yang kita miliki, seperti harta, apakah anda yang harus melepaskanya atau harta itu sendiri yang akan memaksa anda untuk melepasnya, entah dengan bencana atau musibah yang menimpa.
Yuk jangan lupakan kewajibanmu untuk membayar zakat atau beramal dalam bentuk apapun.
Zakat sekarang juga, tunaikan zakatmu melalui
💳 BSI 888 9595 958
Salurkan sedekah terbaik sahabat melalui Infak sedekah umum
💳 BSI 880 999 8817
Informasi dan Konfirmasi
📲 081 1221 6667
📲 0852 2118 4803
Follow akun sosial media untuk info kebaikan lainnya
Instagram : http://instagram.com/sedekahku_percikaniman
Tiktok : http://tiktok.com/@sedekahkupercikaniman
Youtube : http://youtube.com/@SedekahkuPercikanIman