Siapa bilang orang miskin tidak bisa lebih mulai ketimbang orang kaya? Apakah karena harta orang kaya bisa lebih mulia dari orang miskin? Tidak sama sekali. Mau tahu gimana caranya bisa lebih mulia meskipun ditengah segeala keterbatasan? Ada caranya loh.
وَإِنْ شِئْتُمْ صَبَرْتُمْ فَإِنِّى سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ يَقُولُ إِنَّ فُقَرَاءَ الْمُهَاجِرِينَ يَسْبِقُونَ الأَغْنِيَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِلَى الْجَنَّةِ بِأَرْبَعِينَ خَرِيفًا. قَالُوا فَإِنَّا نَصْبِرُ لاَ نَسْأَلُ شَيْئًا
‘Abdullah berkata kepada mereka: “Jika mau, kalian bersabar saja karena sungguh aku mendengar Rasulullah saw bersabda: ‘Sesungguhnya kaum faqir Muhajirin mendahului orang-orang kaya pada hari kiamat masuk ke surga lebih cepat 40 tahun.” Mereka menjawab: “Kalau begitu kami akan bersabar, tidak akan meminta apapun.” (Shahih Muslim kitab az-zuhd war-raqa`iq no. 7654).
Hadits diatas mengajari kita bahwa miskin tidak serta merta hina dan kaya pun tidak serta merta mulia. Buktinya orang miskin bisa lebih awal masuk surga ketimbang orang kaya. Makanya apa sih yang membuat orang miskin lebih mulia? Kata Nabi ini jawabanya,
لَيْسَ الْمِسْكِينُ الَّذِي يَطُوفُ عَلَى النَّاسِ تَرُدُّهُ اللُّقْمَةُ وَاللُّقْمَتَانِ وَالتَّمْرَةُ وَالتَّمْرَتَانِ وَلَكِنْ الْمِسْكِينُ الَّذِي لَا يَجِدُ غِنًى يُغْنِيهِ وَلَا يُفْطَنُ بِهِ فَيُتَصَدَّقُ عَلَيْهِ وَلَا يَقُومُ فَيَسْأَلُ النَّاسَ
Bukanlah orang miskin itu yang berkeliling meminta kepada orang-orang, lalu diberi satu dua suap, atau satu dua buah kurma. Orang miskin yang sebenarnya itu adalah yang tidak mempunyai harta cukup, tapi tidak dimengerti oleh orang lain dan diberi shadaqah, meski demikian ia tidak berani meminta kepada orang-orang (Shahih al-Bukhari bab qaulil-‘Llah ta’ala la yas`alunan-nas ilhafan no. 1479).
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
لِلْفُقَرَاۤءِ الَّذِيْنَ اُحْصِرُوْا فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ لَا يَسْتَطِيْعُوْنَ ضَرْبًا فِى الْاَرْضِۖ يَحْسَبُهُمُ الْجَاهِلُ اَغْنِيَاۤءَ مِنَ التَّعَفُّفِۚ تَعْرِفُهُمْ بِسِيْمٰهُمْۚ لَا يَسْـَٔلُوْنَ النَّاسَ اِلْحَافًا ۗوَمَا تُنْفِقُوْا مِنْ خَيْرٍ فَاِنَّ اللّٰهَ بِهٖ عَلِيْمٌ ࣖ
Infakkan hartamu kepada orang-orang yang terikat dengan kegiatan jihad di jalan Allah sehingga mereka tidak mampu mencari kehidupan (untuk keperluan sehari-hari) di muka bumi; orang yang tidak tahu menyangka bahwa mereka adalah orang-orang kaya karena mereka mampu menjaga diri dari meminta-minta. Kamu mengenal mereka dari ciri-cirinya, yaitu mereka tidak meminta secara paksa kepada orang lain. Apa pun harta baik yang kamu infakkan, sungguh Allah Maha Mengetahuinya. (Al Baqarah [2] : 273)
Miskin mulai adalah mereka yang mampu menjaga kemuliaannya tanpa meminta-minta, tapi dia tidak pernah lelah dalam berjihad dengan fisik atau harta yang dia miliki, entah dengan sedekah, infak hingga zakat. Lalu bagaimana keadaan kamu sekarang?
Yuk zakat sekarang juga, tunaikan Zakatmu melalui
BSI 888 9595 958
Salurkan sedekah terbaik sahabat melalui Infak Sedekah Umum
BSI 880 999 8817
Tunaikan Ibadah Qurban untuk kebahagiaan bersama, tunaikan melalui rekening
DSKL BSI 880 99988 44
Informasi dan Konfirmasi
081 1221 6667
0852 2118 4803
Follow akun sosial media untuk info kebaikan lainnya
Instagram : sedekahku_percikaniman
Tiktok : sedekahkupercikaniman
Youtube : SedekahkuPercikanIman