Search
Close this search box.

Inspirasi

Pergi Untuk Kembali

Rasulullah SAW bersabda, “Jadilah engkau di dunia ini seakan-akan sebagai orang asing atau seorang musafir” Artinya hidup ini seperti backpaker yang berpergian ke satu tujuan. Nah sahabat sebenarnya selama kita hidup hakikatnya sedang berjalan atau menjelajah ke suatu tempat dan kita itu diibaratkan seperti backpaker. Artinya setiap apapun yang kita datangi sebenarnya kita adalah tamu atau orang asing. Dirumah sebenarnya kita orang asing, diluar pun kita adalah orang asing. Jadi selama kita masih didunia sejatinya adalah orang asing, bukan siapa-siapa.

Berarti kalau sejatinya kita adalah orang asing yang sedang berpergian kesuatu tempat maka tidak ada tempat yang seharusnya kita tuju selain tempat kembali. Tempat awal kita pergi lah yang menjadi tujuan yang sebenarnya. Coba sahabat renungkan, dari tempat mana awal kita berpergian? Jawabanya adalah,

يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اِنْ كُنْتُمْ فِيْ رَيْبٍ مِّنَ الْبَعْثِ فَاِنَّا خَلَقْنٰكُمْ مِّنْ تُرَابٍ ثُمَّ مِنْ نُّطْفَةٍ ثُمَّ مِنْ عَلَقَةٍ ثُمَّ مِنْ مُّضْغَةٍ مُّخَلَّقَةٍ وَّغَيْرِ مُخَلَّقَةٍ لِّنُبَيِّنَ لَكُمْۗ وَنُقِرُّ فِى الْاَرْحَامِ مَا نَشَاۤءُ اِلٰٓى اَجَلٍ مُّسَمًّى ثُمَّ نُخْرِجُكُمْ طِفْلًا ثُمَّ لِتَبْلُغُوْٓا اَشُدَّكُمْۚ وَمِنْكُمْ مَّنْ يُّتَوَفّٰى وَمِنْكُمْ مَّنْ يُّرَدُّ اِلٰٓى اَرْذَلِ الْعُمُرِ لِكَيْلَا يَعْلَمَ مِنْۢ بَعْدِ عِلْمٍ شَيْـًٔاۗ وَتَرَى الْاَرْضَ هَامِدَةً فَاِذَآ اَنْزَلْنَا عَلَيْهَا الْمَاۤءَ اهْتَزَّتْ وَرَبَتْ وَاَنْۢبَتَتْ مِنْ كُلِّ زَوْجٍۢ بَهِيْجٍ

Hai, manusia! Jika kamu meragukan Hari Kebangkitan, sesungguhnya Kami telah menjadikanmu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepadamu. Kami tetapkan kamu dalam rahim menurut kehendak Kami sampai waktu yang sudah ditentukan. Kemudian, Kami keluarkan kamu sebagai bayi dan berangsur-angsur sampai usia dewasa. Di antara kamu ada yang diwafatkan dan ada pula yang sampai usia lanjut (pikun) sehingga ia tidak mengetahui lagi sesuatu yang telah diketahuinya. Kamu lihat bumi ini kering. Jika Kami turunkan air hujan di atasnya, bumi menjadi hidup dan subur serta menumbuhkan berbagai jenis pasangan tetumbuhan yang indah. (Al Hajj [22] : 5)

Menurut ayat diatas, awal kita berpergian menjelajahi kehidupan dunia adalah dari ketiadaan. Dari tempat ketiadaan itu Allah jadikan manusia menjadi ada melalui proses penciptaan sebagaimana yang Allah sebutkan dalam ayat diatas, maka setelah itu manusia menjadi hidup dan ada. Namun dalam waktu yang sudah ditentukan manusia akan kembali pada awal tempat dimana ia pergi, yaitu ketiadaan lagi, dalam artian mati. Jadi sebenarnya hidup ini untuk mati dengan kata lain pergi untuk kembali.

Sejauh-jauhnya pergi ke tujuan backpaker itu sejatinya hanya untuk kembali ketempat awal dia berangkat. Seperti itulah hidup di dunia hanya sebatas tempat menjelah dan kita seperti asing ditempat yang kita tuju. Nah sahabat artinya dunia ini bukanlah tempat sebenarnya, melainkan hanya tempat berpergian ke satu tujuan yaitu akhirat, karena itulah tempat kita kembali.

Yuk jangan lupakan kewajibanmu untuk membayar zakat atau beramal dalam bentuk apapun.

Zakat sekarang juga, tunaikan zakatmu melalui
💳 BSI 888 9595 958

Salurkan sedekah terbaik sahabat melalui Infak sedekah umum
💳 BSI 880 999 8817

Informasi dan Konfirmasi
📲 081 1221 6667
📲 0852 2118 4803

Follow akun sosial media untuk info kebaikan lainnya

Instagram : http://instagram.com/sedekahku_percikaniman
Tiktok : http://tiktok.com/@sedekahkupercikaniman
Youtube : http://youtube.com/@SedekahkuPercikanIman

Share: