Search
Close this search box.

Inspirasi

Riba Bikin Gila

ٱلَّذِينَ يَأۡكُلُونَ ٱلرِّبَوٰاْ لَا يَقُومُونَ إِلَّا كَمَا يَقُومُ ٱلَّذِي يَتَخَبَّطُهُ ٱلشَّيۡطَٰنُ مِنَ ٱلۡمَسِّۚ 

“Orang-orang yang makan riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan lantaran (tekanan) penyakit gila.” (Al Baqarah [2] : 275)

Kata para ulama tafsir bahwa yang dimaksud ayat ini adalah semua orang yang mengkonsumsi riba kelak nanti akan dibangkitkan pada hari kiamat dalam keadaan gila dan linglung seperti orang yang tengah dirasuki setan. Perhatikan kalimatnya, Allah menggunakan kalimat ya’kuluna ketimbang menggunakan ya’khudzuna atau yantafi’una, mengapa? Karena memang tujuan riba adalah untuk dimakan. Berarti mencakup orang yang mengambil riba dan memberi riba.

Tapi sebelum dilanjutin, kita bahas dulu apa yang dimaksud riba. Secara bahasa artinya tambahan, adapun secara istilah yaitu tambahan dari harta tertentu tanpa adanya sesuatu yang menjadi ganti atau imbalannya di dalam sebuah penukaran harta dengan harta, atau suatu bentuk kelebihan pada jumlah di dalam sebuah transaksi seperti jual beli, utang piutang dalam bentuk uang atau makanan.

Sekarang kita lanjutin yah, apa sih maksud Allah orang yang mengkonsumsi riba bakal jadi gila? Jadi orang yang selalu menggunakan riba atau mengambil riba disebabkan cinta berlebihan terhadap harta dan mengikuti hawa nafsunya maka selamanya hidupnya tidak akan merasakan ketenangan, selalu gelisah, hatinya menjadi risau dan galau, lebih-lebih akan tersiksa seperti orang yang dirasuki dan dikuasai setan.

Nah ketika nanti di akhirat orang yang seperti itu akan dibangkitkan dalam kondisi yang lebih parah lagi, mereka berjalan sempoyongan dan tampak sangat berat sekali karena mereka memikul beban berat harta haram yang mereka hasilkan dengan cara riba, makanya Nabi SAW bersabda,

عَنْ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم: ” إِيَّايَ وَالذُّنُوبَ الَّتِي لَا تُغْفَرُ: الْغُلُولُ فَمَنْ غَلَّ شَيْئًا أَتَى بِهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ، وَآكِلُ الرِّبَا ‌فَمَنْ ‌أَكَلَ ‌الرِّبَا ‌بُعِثَ ‌يَوْمَ ‌الْقِيَامَةِ مَجْنُونًا يَتَخَبَّطُ ” ثُمَّ قَرَأَ: {الَّذِينَ يَأْكُلُونَ الرِّبَا لَا يَقُومُونَ إِلَّا كَمَا يَقُومُ الَّذِي يَتَخَبَّطُهُ الشَّيْطَانُ مِنَ الْمَسِّ} [البقرة: 275]

Dari ‘Auf bin Malik berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Jauhilah oleh kalian dosa-dosa yang tidak akan diampuni: Penggelapan, siapa yang menggelapkan sesuatu ia akan datang membawanya pada hari kiamat. Dan pemakan riba, siapa yang memakan riba ia akan dibangkitkan pada hari kiamat dalam keadaan gila dan kerasukan setan. Kemudian Nabi membacakan ayat ini.

Syaikh Wahbah Az Zuhaili menambahkan, gambaran diatas merupakan ilustrasi yang buruk atas suatu bukti dari sistem riba yang diterapkan oleh kapitalisme, akibatnya kondisi menjadi tidak stabil, dimana-mana terjadi keresahan, kekhawatiran, ketakutan, berbagai penyakit jiwa dengan cepat bermunculan.

Yuk jangan lupakan kewajibanmu untuk membayar zakat atau beramal dalam bentuk apapun.

Zakat sekarang juga, tunaikan zakatmu melalui
💳 BSI 888 9595 958

Salurkan sedekah terbaik sahabat melalui Infak sedekah umum
💳 BSI 880 999 8817

Informasi dan Konfirmasi
📲 081 1221 6667
📲 0852 2118 4803

Follow akun sosial media untuk info kebaikan lainnya

Instagram : http://instagram.com/sedekahku_percikaniman
Tiktok : http://tiktok.com/@sedekahkupercikaniman
Youtube : http://youtube.com/@SedekahkuPercikanIman

Share: