“Alah sedekah segitu aja sulit” “Kok tiba-tiba hitungan banget sih buat sedekah” “Punya uang segitu aja pelitnya minta ampun” Ketiga kalimat ini adalah potret ucapan dari orang yang mudah bersedekah lalu secara bersamaan menjudge orang lain hanya karena dirinya lebih jago dalam sedekah. Eits, tapi bentar dulu yah, mungkin sahabat seiman juga pernah kan menerima ucapan seperti ini, atau siapapun pernah menerima nasib yang sama kan? Nah sekarang coba deh kita geserkan sedikit perspektif kita dengan menjadi orang yang ucapin kalimat-kalimat diatas, bisa kan?

Ketika seperti itu, mungkin sahabat akan mulai berpikir bahwa orang yang gajihnya 10 juta per bulan akan sangat mudah bersedekah 100 ribu setiap harinya, tapi bagaimana nasib yang gajihnya 150 ribu perbulan? Bisa jadi uang itu digunakan mereka buat kebutuhan sehari-hari yang kadang itu pun kurang, atau uang 150 ribu tersebut harus ditukar dengan keringat, panas yang menyengat, rasa lelah yang menyiksa sehingga sulit untuk melepas, ya kan? Makanya soal sedekah adalah soal mental bukan nominal, karena disana kita akan benar-benar diuji sejauh mana bisa melepas apa yang dicintai.

Semua uang yang sahabat dapetin punya kisahnya masing-masing meskipun dengan nominal yang berbeda. Kesan kisah yang kuat yang kadang memberatkan kita untuk melepasnya. Jadi sedekah bukan tentang mewah, tapi sejauh mana kita bisa melepas dengan ikhlas. Karena sedekah tidak dilihat dari besar dan kecilnya nominal, tapi kesungguhan hati dalam memberi dengan melepaskan apa yang kita cintai.
Yuk jangan lupakan kewajibanmu untuk membayar zakat atau beramal dalam bentuk apapun.
Zakat sekarang juga, tunaikan zakatmu melalui
💳 BSI 888 9595 958
Salurkan sedekah terbaik sahabat melalui Infak sedekah umum
💳 BSI 880 999 8817
Informasi dan Konfirmasi
📲 081 1221 6667
📲 0852 2118 4803
Follow akun sosial media untuk info kebaikan lainnya
Instagram : http://instagram.com/sedekahku_percikaniman
Tiktok : http://tiktok.com/@sedekahkupercikaniman
Youtube : http://youtube.com/@SedekahkuPercikanIman