Di masyarakat masih ada yang salah kaprah dan paham ketika mendengar kata sabar. Kerap kali kita memaknai kata sabar itu untuk orang miskin. Makanya gak aneh kalau di film-film ada orang yang miskin, lalu bilang, “yang sabar yaa bu/pak” dst. Seolah-olah mengesankan bahwa sabar hanya untuk orang miskin saja. Selain orang miskin, kadang-kadang sabar juga diidentikan untuk orang yang terkena musibah. Pokoknya kata sabar selalu identik dengan rasa susah dan ditimpa musibah. Konsukwensinya kalau kita berarti orang yang sedah diberikan kebaikan, anugerah tidak perlu sabar? Apakah benar seperti itu? Nah dari sini pentingnya definisiin lagi apa yang dimaksud sabar,

الصَّبْرُ وَهُوَ الْحَبْسُ
Sabar secara bahasa artinya penjara.
Penjara itu artinya ruangan yang menahan seseorang yang berbuat kriminalitas atau kejahatan. Berarti sabar disebut penjara, karena kesabaran bisa menahan diri kita dari kejahatan dan melakukan kedzaliman. Lalu apa secara istilah?
الصبر: هو ترك الشكوى من ألم البلوى لغير الله لا إلى الله
Sabar ialah menghentikan keluhan dari akibat sakitnya musibah kepada selain Allah.

Jadi sabar itu adalah sikap kita yang tenang dan tidak banyak berkeluh kesah ketika susah. Dengan kata lain bisa menahan diri dari melakukan sesuatu yang menyebabkan diri kita bahaya. Nah berarti karena sedekah harta itu menyelamatkan bukan membahayakan, maka orang yang menyelamatkan hartanya dengan sedekah artinya dia sudah bersabar dengan harta yang dimilikinya, bener kan?
Makanya kata siapa sabar harus di saat ada musibah aja? Tapi ketika melakukan kebaikan saja harus banya bersabar.
Yuk jangan lupakan kewajibanmu untuk membayar zakat atau beramal dalam bentuk apapun.
Zakat sekarang juga, tunaikan zakatmu melalui
💳 BSI 888 9595 958
Salurkan sedekah terbaik sahabat melalui Infak sedekah umum
💳 BSI 880 999 8817
Informasi dan Konfirmasi
📲 081 1221 6667
📲 0852 2118 4803
Follow akun sosial media untuk info kebaikan lainnya
Instagram : http://instagram.com/sedekahku_percikaniman
Tiktok : http://tiktok.com/@sedekahkupercikaniman
Youtube : http://youtube.com/@SedekahkuPercikanIman