Search
Close this search box.

Inspirasi

Sedekah yang Mudah dan Sulit

الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ فِى السَّرَّۤاءِ وَالضَّرَّۤاءِ وَالْكَاظِمِيْنَ الْغَيْظَ وَالْعَافِيْنَ عَنِ النَّاسِۗ وَاللّٰهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِيْنَۚ

yaitu orang yang berinfak, baik pada waktu lapang maupun sempit, serta orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan kesalahan orang lain. Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan. (Ali Imran [4] : 134)

Kalau dipikir-pikir lagi sebetulnya sedekah ketika ada uangnya rasanya mudah banget kan? Karena apa susah nya sih tinggal sisihkan sebagian harta atau uang yang kita punya? Misalnya dari 50 ribu sisihkan 25 ribu/10 ribu juga gapapa, yang penting sisihkan untuk mereka yang memiliki hak dari uang kita. Namun akan lain cerita ketika uang kita lagi pas-pasnya, nah disini keimanan dan ketakwaan kita benar-benar dipertaruhkan.

Liat diayat Ali Imran, Allah menyebutkan dua hal yang agak rumit dilakukan, yaitu infak ketika sempit dan menahan amarah dengan memaafkan kesalahan orang lain. Tapi bentar dulu, emang sesulit itu yah? Yang pertama nih, sedekah ketika sempit. Sahabat bayangin ketika lagi laper-lapernya dan pengen makan yang seporsi harganya 20 ribu. Ketika mengambil dompet dari dalam saku ternyata uangnya pas banget, eh secara bersamaan ada yang lagi membutuhkan. Dikondisi seperti ini sahabat akan dihantam dua dilema, satu beli buat kebutuhan diri, dua, berikan kepada yang lebih membutuhkan. Nah ini sedekah dikala sempit.

Kalimat Darra itu artinya uang yang dimiliki tidak sesuai kebutuhan, berarti lagi kurang-kurangnya atau lagi pas-pasnya. Saat pas-pasnya sahabat apakah sanggup mendermakannya? Secara bahasa Darra artinya kesulitan atau kesusahan. Kalau sedekah ketika mudah gak akan dibahas lagi, tapi bagaimana kalau lagi susah? Tapi sebelum kita menentukan caranya agar jadi mudah sedekah ketika sulit. Atau kata Ibn Katsir agar jadi mudah sedekah disegala kondisi dan situasi, entah sehat atau sakit, kaya atau miskin, siang atau malam.

Sebelum itu kita temukan dulu akar permasalahannya. Sedekah itu menjadi rumit karena berawal dari kekhawatiran uangnya akan habis, padahal kata Allah kita dilarang mengkhawatirkan kekayaan atau uang selama Allah yang maha kaya memiliki perbendaharaan yang tak ada bandingannya. Malah ada yang rela bersusah payah hanya demi rezeki yang sudah ditentukan sampai-sampai lupa kewajiban. Kan rezeki sudah diatur, lantas alasan ap[alagi yang membuat kita khawatir?

Bukanya harta adalah nikmat sesaat? Lantas mengapa kita malah menikmatinya seolah seperti abadi? Padahal nikmat abadi adalah memberikannya atau mensedekahkannya, itulah nikmat abadi. Nah ini nih perilaku manusia yang suka menukar-nukar seenaknya aja. Disinilah baru penting dan perlunya sedekah buat menghilangkan kekhawatiran seperti itu.

Yuk jangan lupakan kewajibanmu untuk membayar zakat atau beramal dalam bentuk apapun.

Zakat sekarang juga, tunaikan zakatmu melalui
💳 BSI 888 9595 958

Salurkan sedekah terbaik sahabat melalui Infak sedekah umum
💳 BSI 880 999 8817

Informasi dan Konfirmasi
📲 081 1221 6667
📲 0852 2118 4803

Follow akun sosial media untuk info kebaikan lainnya

Instagram : http://instagram.com/sedekahku_percikaniman
Tiktok : http://tiktok.com/@sedekahkupercikaniman
Youtube : http://youtube.com/@SedekahkuPercikanIman

Share: