Dari Abu Hurairah dan ‘Abdullah bin Hubsyi Al Khots’ami, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah ditanya sedekah mana yang paling afdhol. Jawab beliau,
جَهْدُ الْمُقِلِّ
“Sedekah dari orang yang serba kekurangan.” (HR. An Nasai no. 2526. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Berdasarkan hadits ini berarti sedekah yang paling baik ialah ketika sedang dikondisi serba susah dan kekurangan, tapi di hadits yang lain Rasulullah SAW bersabda,
خَيْرُ الصَّدَقَةِ مَا كَانَ عَنْ ظَهْرِ غِنًى
“Sebaik-baik sedekah adalah dari orang yang banyak harta.” (HR. Bukhari no. 1426 dan Muslim no. 1034).

Jadi sedekah yang paling baik itu ketika banyak uang atau kekurangan? Jadi bingung deh. Mana yang benar? Udah jangan diambil pusing yah, kita pecahkan masalah ini perlahan, eits tapi jangan baca sampai sini terusin nih dibawah yah.
Jadi gini sahabat, sebaik-baik sedekah itu dilihat dari kondisi kita sendiri bukan dari ada dan tidaknya harta yang kita punya. Karena kalau bicara nominal harta itu sangat relatif, antara kita dan sahabat kan beda persepsi ketika mendengar atau punya uang 15 juta. Belum tentu memiliki persepsi yang sama kan? Jadi sebaik-baik sedekah itu tergantung kondisi hati dan mentalitas diri yah. Karena ada yang punya uang banyak tapi gak kunjung sedekah, lantas sedekahnya paling terbaik? Lah sedekah aja gak, dimana baiknya? Jadi sekali lagi dikembalikan pada kondisi dan situasi diri sendiri, disitulah akan terukur sejauh mana sedekah kita, apakah paling baik atau baik saja?
Yuk jangan lupakan kewajibanmu untuk membayar zakat atau beramal dalam bentuk apapun.
Zakat sekarang juga, tunaikan zakatmu melalui
💳 BSI 888 9595 958
Salurkan sedekah terbaik sahabat melalui Infak sedekah umum
💳 BSI 880 999 8817
Informasi dan Konfirmasi
📲 081 1221 6667
📲 0852 2118 4803
Follow akun sosial media untuk info kebaikan lainnya
Instagram : http://instagram.com/sedekahku_percikaniman
Tiktok : http://tiktok.com/@sedekahkupercikaniman
Youtube : http://youtube.com/@SedekahkuPercikanIman