Imam Syafi’i pernah bilang begini;
“Tidak ada kesedihan yang abadi, tiada pula kebahagiaan yang kekal.”
Tapi kali ini kita bukan berbicara tentang kesedihan dan kebahagiaan, tapi tentang kenyataan yang harus kita terima bahwa tak ada yang abadi di genggaman kita. Betul kan?
Nah kalau sudah meyakini realita seperti ini, apakah patut bersedih kalau harta kita hilang? Jelas patut dan wajar saja kalau bersedih, tapi pertanyaannya bolehkah sangat bersedih? Jawabnya tidak boleh, karena akan ada kebahagiaan sebagai penggantinya. jadi sadari saja tidak ada yang kekal abadi di dunia ini. Bahkan termasuk harta yang ada digenggaman kita.
Kalau harta saja tidak abadi, lantas untuk apa kita timbun tanpa menginfakkan atau mensedekahkan. Makanya berinfak dan bersedekah adalah media latihan untuk menyadari harta kita tidak selamanya ada untuk kita. Mari belatih dari sekarang untuk menyambut ramadhan mendatang.
Yuk zakat sekarang juga, tunaikan Zakatmu melalui
BSI 888 9595 958
Salurkan sedekah terbaik sahabat melalui Infak Sedekah Umum
BSI 880 999 8817
Tunaikan Ibadah Qurban untuk kebahagiaan bersama, tunaikan melalui rekening
DSKL BSI 880 99988 44
Informasi dan Konfirmasi
081 1221 6667
0852 2118 4803
Follow akun sosial media untuk info kebaikan lainnya
Instagram : sedekahku_percikaniman
Tiktok : sedekahkupercikaniman
Youtube : SedekahkuPercikanIman