عَنْ أُسَامَةَ عَنْ النَّبِيِّ ﷺ قَالَ قُمْتُ عَلَى بَابِ الْجَنَّةِ فَكَانَ عَامَّةُ مَنْ دَخَلَهَا الْمَسَاكِينَ وَأَصْحَابُ الْجَدِّ مَحْبُوسُونَ غَيْرَ أَنَّ أَصْحَابَ النَّارِ قَدْ أُمِرَ بِهِمْ إِلَى النَّارِ وَقُمْتُ عَلَى بَابِ النَّارِ فَإِذَا عَامَّةُ مَنْ دَخَلَهَا النِّسَاءُ
Dari Usamah ra, dari Nabi saw, beliau bersabda: “Aku berdiri di pintu surga, ternyata meyoritas penghuninya orang-orang miskin karena orang-orang kaya masih tertahan, kecuali yang menjadi penghuni neraka sudah diinstruksikan untuk dimasukkan ke neraka. Lalu aku berdiri di pintu neraka, ternyata mayoritas penghuninya perempuan.” (HR Bukhari)
Imam an-Nawawi menjelaskan ashhabul-jadd adalah mereka yang memiliki bakht (keberuntungan), hazhzh (keuntungan), ghina (kekayaan), dan wajahah (kehormatan/ketokohan). Mereka akan tertahan karena dihisab lebih lama (Syarah Shahih Muslim bab aktsar ahlil-jannah al-fuqara`).
Maka dari itu, shahabat justru iri kepada orang-orang yang wafat dalam keadaan miskin, sebab mereka tahu orang-orang miskin itu lebih beruntung di akhirat daripada orang-orang kaya. Shahabat Khabbab ibn al-Arat dan ‘Abdurrahman ibn ‘Auf ra di antara yang menyatakan keterusterangan iri mereka kepada Mush’ab ibn ‘Umair ra yang wafat dalam keadaan miskin.
Abu Wa`il berkata: Kami menjenguk Khabbab (ketika ia sakit), lalu ia bercerita: “Kami dahulu hijrah bersama Nabi saw meniatkan keridlaan Allah. Maka pahala kami terserah kepada Allah. Di antara kami ada yang meninggal dunia tanpa pernah mengambil pahalanya, di antaranya Mush’ab ibn ‘Umair. Ia terbunuh pada perang Uhud dan hanya meninggalkan satu helai pakaian dari kulit binatang yang dijahit. Jika kami menutup kepalanya, kedua kakinya tidak tertutup. Jika kami menutup kedua kakinya, kepalanya tidak tertutup. Maka Nabi saw memerintahkan kami untuk menutup kepalanya dan menutup kedua kakinya dengan dedaunan. Ada juga di antara kami yang matang buahnya lalu ia memetiknya.” (Shahih al-Bukhari bab fadllil-faqri no. 6448).
Yuk zakat sekarang juga, tunaikan Zakatmu melalui
BSI 888 9595 958
Salurkan sedekah terbaik sahabat melalui Infak Sedekah Umum
BSI 880 999 8817
Tunaikan Ibadah Qurban untuk kebahagiaan bersama, tunaikan melalui rekening
DSKL BSI 880 99988 44
Informasi dan Konfirmasi
081 1221 6667
0852 2118 4803
Follow akun sosial media untuk info kebaikan lainnya
Instagram : sedekahku_percikaniman
Tiktok : sedekahkupercikaniman
Youtube : SedekahkuPercikanIman