Mungkinkah manusia hidup tanpa kesedihan? Jawabanya adalah apakah ada manusia yang sama sekali tidak pernah sedih? Saya rasa tidak ada, bahkan selevel Nabi Muhammad pun pernah merasakan sedih yang mendalam.
Lantas apa yah maksud Allah swt dengan kalimat laa tahzan?
Misalnya kaya di surat ini;
اِنَّ الَّذِيْنَ قَالُوْا رَبُّنَا اللّٰهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوْا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ اَلَّا تَخَافُوْا وَلَا تَحْزَنُوْا وَاَبْشِرُوْا بِالْجَنَّةِ الَّتِيْ كُنْتُمْ تُوْعَدُوْنَ
Sesungguhnya, orang-orang yang berkata, “Tuhan kami adalah Allah,” kemudian meneguhkan pendirian mereka, maka para malaikat akan turun kepada mereka seraya berkata, “Janganlah kamu merasa takut dan bersedih. Bergembiralah dengan memperoleh surga yang telah dijanjikan kepadamu.” (Fushilat [41]n : 30)
Jadi maksudnya bukan tanpa kesedihan secara leterleuk, melainkan tanpa kesedihan karena meratapi apa yang sudah terjadi. Artinya orang yang hidup tanpa kesedihan terhadap masa lalu akan dihangati hidupnya dengan ketenangan, sebab dia akan lebih optimis menyambut masa depan ketimbang lelah memikirkan yang sudah terjadi.
Karena dia lebih meyakini kepada Allah swt yang mengatur segalannya daripada harus mikirin masa lalu yang gak bisa dirubah.
Yuk zakat sekarang juga, tunaikan Zakatmu melalui
BSI 888 9595 958
Salurkan sedekah terbaik sahabat melalui Infak Sedekah Umum
BSI 880 999 8817
Tunaikan Ibadah Qurban untuk kebahagiaan bersama, tunaikan melalui rekening
DSKL BSI 880 99988 44
Informasi dan Konfirmasi
081 1221 6667
0852 2118 4803
Follow akun sosial media untuk info kebaikan lainnya
Instagram : sedekahku_percikaniman
Tiktok : sedekahkupercikaniman
Youtube : SedekahkuPercikanIman