Bencana longsor yang terjadi di Kampung Condong, Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung pada tanggal 5 Desember 2025, berubah menjadi mimpi buruk bagi warga setempat. Hujan deras disertai angin kencang tak henti-hentinya mengguyur, hingga akhirnya tebing di atas bukit tak kuat menahan. Material tanah dan batu bergulung deras, menyapu rumah-rumah sederhana dan nyawa beberapa penghuninya. Ini adalah longsor pertama yang pernah melanda kampung tenang ini, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan tetangga.



Menurut laman berita CNN seorang pemuda bernama Naupal berumur 19 tahun yang tinggal bersama orang tuanya, sedang asyik di rumah ketika tiba-tiba suara aneh memecah keheningan. “Suara mirip helikopter, sangat dekat sekali,” ceritanya dengan nada masih gemetar. Getaran hebat mengguncang dinding rumah kayu mereka. Tanpa pikir panjang, Naupal dan kedua orang tuanya berlari keluar, bergabung dengan tetangga-tetangga yang panik. Semua berhamburan menuju Masjid At Taqwa, satu-satunya tempat aman di tengah kegelapan. Kejadian longsor ini berlangsung sore hari.


Tebing setinggi puluhan meter di Kampung Condong, Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, longsor. Longsor ini diduga akibat hutan yang telah beralih fungsi menjadi kebun palawija. Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat Herman Suryatman menyampaikan bahwa pemerintah provinsi langsung bergerak cepat setelah menerima laporan. Namun menurutnya, akar persoalan longsor di Arjasari bukan semata curah hujan ekstrem, kemungkinan besar disebabkan alih fungsi lahan, dari hutan menjadi kebun palawija, yang kemudian dipicu curah hujan yang sangat tinggi.


Menurut keterangan Bupati Bandung, Dadang Naser bahwa ada dua rumah yang tertimbun longsor dan 3 orang hilang. Namun sampai hari minggu ketiga korban belum ditemukan. Data lengkap menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat melaporkan bahwa bencana ini mengakibatkan lima rumah rusak berat dan sekitar 100 unit rumah terdampak. Tiga warga masih tertimbun material longsor, sementara satu orang mengalami luka-luka. Adapun warga yang mengungsi mencapai 400 orang.
Mari sahabat seiman kita berdoa untuk kesembuhan sahabat kita yang terluka dan semoga Allah memberikan ketabahan dan kesabaran bagi kelaurga yang terdampak bencana.
Yuk zakat sekarang juga, tunaikan Zakatmu melalui
BSI 888 9595 958
Salurkan sedekah terbaik sahabat melalui Infak Sedekah Umum
BSI 880 999 8817
Tunaikan Ibadah Qurban untuk kebahagiaan bersama, tunaikan melalui rekening
DSKL BSI 880 99988 44
Informasi dan Konfirmasi
081 1221 6667
0852 2118 4803
Follow akun sosial media untuk info kebaikan lainnya
Instagram : sedekahku_percikaniman
Tiktok : sedekahkupercikaniman
Youtube : SedekahkuPercikanIman