Search
Close this search box.

Berita​

Berbagi kenyamanan dengan Rumah Layak Huni

Rumah bagi sebagian orang bukan sebatas bangunan, tapi lebih dari kata yang sederhana, rumah bagi yang lain adalah peradaban. Dari rumah mereka mengenal makna berlindung dan bersama. Dan masih banyak lagi makna rumah bagi mereka diluaran sana. Namun masih banyak juga yang tidak seberuntung orang lain, mereka hidup dibawah ancaman rumahnya yang goyah dan rapuh. Tidak tahu kapan dan sedang apa suatu saat akan ditindih rerobohan tembok karena sudah tidak kuat lagi berdiri setelah beberapa tahun. Karena ternyata kebersamaan dalam rumah tidak cukup utuh jika tanpa keselamatan yang kukuh. Sebab itu rumah layak huni adalah bagian penting merangkai peradaban indah dalam rumah.

Kondisi seperti diatas dialami oleh seorang pekebun dari Cupunagara, Cisalak Kab Subang bernama Bapak Dudu. Dari dokumentasi diatas rumah beliau masuk kriteria rumah yang sudah tidak layak huni, sebab kondisi rumah yang ditinggali Bapak Dudu memiliki sanitasi yang tidak memadai, dan kayu yang berada di atap terlihat sudah lembab dan mudah rapuh, belum lagi kondisi lotengnya terlihat tidak rata.



Alhamdulillah melalui kolaborasi baik antara Baznas Indonesia dan LAZ Sedekahku Percikan Iman telah merangkai bahagai dan peradaban indah bagi Bapak Dudu. Kami bekerja sama dengan Baznas Indonesia bekerja sama merenovasi rumah Bapak Dudu sehingga menjadi rumah yang layak huni.

Rumah Layak Huni bukan hanya tentang dinding dan atap yang kokoh, tetapi juga simbol dari kepedulian kolektif kita untuk membangun masyarakat yang lebih baik dan berdaya.

Mari bersama wujudkan Rumah nyaman dan layak huni bersama kami.

Yuk zakat sekarang juga, tunaikan zakatmu melalui

πŸ’³ BSI 888 9595 958

Salurkan sedekah terbaik sahabat melalui  Infak Sedekah Umum

πŸ’³ DSKL BSI 880 99988 44

Informasi dan Konfirmasi

πŸ“² 081 1221 6667

πŸ“² 0852 2118 480

Follow akun sosial media untuk info kebaikan lainnya

Instagram :  sedekahku_percikaniman

Tiktok : sedekahkupercikaniman

Youtube : SedekahkuPercikanIman

Share: